Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL berharap tur regional oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada bulan depan akan membantu untuk menahan Iran dan mendorong normalisasi hubungan dengan Arab Saudi. Itu dikatakan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, Rabu (15/6).
Lapid mengatakan tur pada 13-16 Juli yang sangat dinanti itu akan membawa Biden terbang langsung dari Israel ke kota Laut Merah, Jeddah, Saudi. Ini diharapkannya menjadi bangunan regional baru yang ditempa oleh keprihatinan bersama tentang Iran.
"Kami mencoba untuk menempatkan Iran di bawah pengepungan, baik dari segi keamanan dan kebijakan, karena Iran merupakan ancaman bagi seluruh kawasan, bukan hanya Israel," kata Lapid. "Oleh karena itu, semua tindakan yang kami ambil di kawasan, terutama terkait kunjungan yang sama pentingnya dengan kunjungan Presiden Biden ke Israel dan Arab Saudi, harus dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya ini."
Baik Israel dan Arab Saudi telah menentang upaya internasional yang lemah untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia yang ditinggalkan compang-camping oleh keluarnya AS sepihak 2018 di bawah pendahulu Biden, Donald Trump. Sejak intervensi militernya di negara tetangga Yaman pada 2015, Arab Saudi telah diserang berulang kali oleh pemberontak Houthi menggunakan teknologi rudal dan drone yang dikatakan telah disediakan oleh Iran.
Baca juga: Israel Penjarakan 450 Anak Palestina pada Tahun Ini
"Serangan ke Arab Saudi tahun lalu hanya membuktikan bahwa Saudi juga menjadi salah satu negara di kawasan yang berada di bawah ancaman Iran," kata Lapid. "Tentu saja semua negara yang berada di bawah ancaman yang sama harus menemukan cara atau setidaknya berpikir bersama tentang yang akan mereka lakukan untuk mengatasi ancaman tersebut."
Lapid menolak untuk ditarik pada setiap kontak yang sedang berlangsung dengan Saudi tetapi mengatakan tujuan jangka panjang Israel tetap menjadi perjanjian damai formal. "Seperti negara lain di kawasan ini, kami memiliki kepentingan bersama untuk memastikan bahwa Iran tidak menjadi negara ambang nuklir," katanya.
"Akhirnya yang ingin kami miliki yakni perjanjian damai dengan Arab Saudi seperti yang kami inginkan dengan setiap negara lain di kawasan ini." Israel menandatangani perjanjian yang ditengahi oleh pemerintahan Trump pada 2020 yang menormalkan hubungannya dengan Bahrain dan Uni Emirat Arab, keduanya sekutu Arab Saudi. Pada tahun itu pula Israel menormalkan hubungan dengan Maroko dan setuju untuk melakukannya dengan Sudan.
Arab Saudi berulang kali mengatakan akan tetap berpegang pada posisi Liga Arab yang berusia puluhan tahun untuk tidak menjalin hubungan resmi dengan Israel sampai konflik dengan Palestina diselesaikan. Biden akan menjadi presiden AS pertama yang terbang langsung ke Arab Saudi dari negara Yahudi itu.
Baca juga: Biden Kunjungi Timur Tengah Bulan Depan, Temui MBS yang Kontroversial
Sebelumnya Trump terbang langsung antara kedua negara dan ketika dia melakukannya pada Mei 2017, dia melakukannya ke arah sebaliknya. "Fakta bahwa presiden akan terbang langsung dari sini ke Arab Saudi mungkin menandakan bahwa ada hubungan antara kunjungan dan kemampuan untuk meningkatkan hubungan di seluruh wilayah," kata Lapid.
Dalam beberapa pekan terakhir, pers Israel juga melaporkan bahwa status dua pulau Laut Merah Tiran dan Sanafir dapat menjadi agenda selama Biden mengunjungi. Pulau-pulau tersebut dapat digunakan untuk mengontrol akses ke pelabuhan Israel, Eilat, dan saat ini berada dalam kepemilikan Mesir. Namun Kairo setuju bertahun-tahun yang lalu untuk menyerahkannya ke Arab Saudi dengan imbalan dukungan keuangan.
Di bawah ketentuan perjanjian damai pada 1979 antara Israel dengan Mesir, negara Yahudi harus menandatangani penyerahan yang dimaksud. Ditanya kesepakatan dapat dicapai selama kunjungan Biden, Lapid mengatakan dia tidak mengomentari rumor itu sambil menambahkan bahwa itu bukan tanpa dasar. (AFP/OL-14)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
PEMERINTAH Israel dan para pemimpin oposisi mengutuk politikus sayap kiri, Yair Golan. Soalnya, ia mengatakan dalam wawancara radio bahwa negara yang waras tidak membunuh bayi untuk hobi.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dihujani kecaman dari banyak kalangan Israel dan diminta mundur.
PEMIMPIN oposisi Israel, Yair Lapid mengatakan ada partai politik di pemerintahan Netanyahu yang menyerukan perang abadi di Gaza.
Yair Lapid, pemimpin oposisi Israel, mengkritik PM Benjamin Netanyahu karena tidak mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera Gaza selama pidato di Kongres AS.
Perpecahan dalam kabinet perang Israel terjadi akibat rencana pemerintahan pascaperang di Jalur Gaza.
MANTAN PM Israel Yair Lapid bereaksi terhadap serangan mendadak Hamas terhadap Israel dari Gaza. Menurut dia konflik ini harus diselesaikan dengan membangun solusi untuk dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved