Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN oposisi Israel, Yair Lapid, melontarkan kritik terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu karena gagal mengumumkan kesepakatan gencatan senjata yang mencakup pembebasan para sandera di Gaza selama pidatonya di Kongres AS sebelumnya.
“Netanyahu memiliki kesempatan untuk mengumumkan dia menerima kesepakatan tersebut dan mengembalikan para sandera sebelum mereka semua mati di terowongan. Dia tidak melakukannya,” kata Lapid dalam video yang diposting di X.
Dia menambahkan Netanyahu berbicara tentang 7 Oktober “seolah-olah dia tidak tahu siapa yang menjadi perdana menteri dan siapa yang bertanggung jawab atas bencana tersebut.”
Baca juga : Benjmamin Netanyahu Tolak Tuntutan Hamas dalam Negosiasi Pembebasan Sandera
Netanyahu, yang menjabat sebagai perdana menteri saat para pejuang Hamas melakukan serangan yang menewaskan setidaknya 1.139 orang, telah diserang karena gagal mencegahnya.
Dia telah menolak tuntutan untuk pembentukan komisi penyelidikan negara mengenai peristiwa tersebut, mengatakan “pertama-tama, saya ingin mengalahkan Hamas.”
Senator Demokrat AS, Nancy Pelosi, menggambarkan pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington sebagai “presentasi terburuk yang pernah ada dari duta besar asing” di Kongres AS.
Baca juga : Desak Gencatan Senjata, Polisi Israel Tangkap 12 Demonstran
“Banyak dari kami yang mencintai Israel menghabiskan waktu hari ini mendengarkan warga Israel yang keluarganya telah menderita akibat serangan teroris Hamas 7 Oktober dan penculikan,” tulisnya di X.
“Keluarga-keluarga ini meminta kesepakatan gencatan senjata yang akan membawa sandera pulang – dan kami berharap Perdana Menteri akan menghabiskan waktunya untuk mencapai tujuan tersebut.”
Sebelumnya, kami melaporkan Senator AS Bernie Sanders menyebut Netanyahu sebagai “pembohong” setelah pidatonya di mana ia berbicara tentang “masa depan kemakmuran, keamanan, dan perdamaian” di Gaza.
Pasukan Israel sejauh ini telah membunuh lebih dari 39.000 orang di Gaza dan telah mereduksi sebagian besar wilayah Palestina menjadi puing-puing. (Al Jazeera/Z-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Eks bodyguard ungkap sisi kelam rumah tangga PM Israel: Netanyahu sering kunci diri hindari amarah istri hingga insiden fisik dengan putranya, Yair.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Mantan Menhan Yoav Gallant sebut PM Netanyahu pembohong dan manipulator narasi kegagalan 7 Oktober demi selamatkan diri dari tanggung jawab politik.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved