Sabtu 14 Mei 2022, 12:07 WIB

Menhan AS Desak Gencatan Senjata Segera di Ukraina

Nur Aivanni | Internasional
Menhan AS Desak Gencatan Senjata Segera di Ukraina

AFP/Tasos Katopodis/Getty Images
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin

 

MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin, Jumat (13/5), mendesak gencatan senjata segera di Ukraina saat berbicara dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Shoigu berbicara via telepon dengan Austin atas permintaan kepala Pentagon itu selama sekitar satu jam. Itu merupakan diskusi langsung pertama mereka sejak 18 Februari, enam hari sebelum Rusia menginvasi Ukraina.

"Menhan Austin mendesak gencatan senjata segera di Ukraina dan menekankan pentingnya menjaga jalur komunikasi," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Perang di Ukraina Perburuk Perekonomian Dunia

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi panggilan tersebut. Kementerian mengatakan kedua belah pihak membahas masalah keamanan internasional saat ini, termasuk situasi di Ukraina.

Tidak ada rincian lain yang diberikan secara resmi oleh kedua belah pihak. Namun, seorang pejabat senior pertahanan AS meredam ekspektasi bahwa setiap kemajuan telah dibuat dalam situasi perang di luar pembukaan kembali jalur komunikasi penting antara Moskow dan Washington.

"Panggilan itu sendiri tidak secara khusus menyelesaikan setiap masalah akut atau mengarah pada perubahan langsung dalam apa yang dilakukan Rusia atau apa yang mereka katakan," kata pejabat itu.

Pejabat tersebut menambahkan seruan AS untuk gencatan senjata bukanlah perubahan dalam kebijakan AS terhadap perang, bahkan ketika Washington mengatakan ingin mendukung Ukraina dengan senjata dan dana dalam upaya yang lebih lama untuk melemahkan militer Rusia.

"Seruan kami untuk gencatan senjata sangat sejalan dengan apa yang sekutu dan mitra lain ingin lihat terjadi," kata pejabat itu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, baru-baru ini, mendesak kedua pihak untuk merundingkan penyelesaian.

Pada Jumat (13/5), menurut kantor Kanselir Jerman Olaf Scholz, kanselir meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyetujui gencatan senjata dan negosiasi.

Dikatakannya, Scholz menyerukan gencatan senjata sesegera mungkin untuk memperbaiki situasi kemanusiaan dan membuat kemajuan dalam mencari solusi diplomatik untuk konflik tersebut. (AFP/OL-1)

Baca Juga

dok.AFP

AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Bantu Ukraina Lawan Rusia

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 24 Mei 2022, 10:10 WIB
MENTERI Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa sekitar 20 negara menawarkan paket bantuan keamanan baru bagi Ukraina untuk memerangi...
Antara

AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 24 Mei 2022, 09:22 WIB
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa sekitar 20 negara menawarkan paket bantuan keamanan baru bagi Ukraina untuk memerangi...
Handout / AUSTRALIA DEFENCE FORCE / AFP

Pemimpin Empat Negara Bertemu Bahas Kekuatan Militer Tiongkok

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 24 Mei 2022, 09:14 WIB
KTT Empat Negara (Quad) untuk menanggapi kebijakan Beijing yang meningkatkan kekuatan militer di sekitar wilayah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya