Sabtu 14 Mei 2022, 09:08 WIB

DK PBB Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera

Nur Aivanni | Internasional
DK PBB Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera

AFP/ HAZEM BADER
Warga berdoa di sebuah Gereja di Betlehem, Palestina mengenang Shireen Abu Akleh, wartawan yang tewas dibunuh militer Israel.

 

DEWAN Keamanan (DK) PBB, Jumat (13/5), dengan suara bulat mengutuk pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh saat meliput serangan tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Pernyataan itu - yang merupakan kasus langka persatuan Dewan Keamanan mengenai masalah yang berkaitan dengan Israel - juga menyerukan penyelidikan segera, menyeluruh, transparan dan tidak memihak atas pembunuhannya.

Menurut para diplomat yang berbicara dengan syarat anonim, negosiasi mengenai teks tersebut sangat sulit.

Baca juga: Blinken Sebut AS Sangat Terganggu dengan Aksi Militer AS di Pemakanan Abu Akleh

Tiongkok berhasil mendorong Amerika Serikat (AS) untuk menghapus paragraf yang mencela pelanggaran yang dilakukan terhadap media di seluruh dunia, membela kebebasan mereka, dan mendesak perlindungan mereka saat meliput operasi militer, menurut sumber diplomatik dan versi berbeda dari pernyataan yang diperoleh AFP selama diskusi itu.

Teks terakhir itu hanya mengatakan bahwa jurnalis harus dilindungi sebagai warga sipil dan tidak menyebutkan kekerasan selama pemakaman Abu Akleh, Jumat (13/5).

Tayangan televisi menunjukkan pengusung jenazah berusaha mencegah peti jenazah Abu Akleh agar tidak jatuh ke tanah ketika petugas polisi Israel, yang memegang tongkat, menyerang mereka, merebut bendera Palestina dari pelayat.

Abu Akleh, seorang jurnalis bintang Al Jazeera, terbunuh saat meliput kerusuhan di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki.

Jaringan yang berbasis di Qatar itu menuduh dia sengaja menjadi sasaran Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett awalnya mengatakan orang-orang bersenjata Palestina kemungkinan besar bertanggung jawab atas kejadian tersebut, tetapi Israel sejak itu menarik kembali tuduhan itu dan mengatakan sedang menyelidikinya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Noel Celis / AFP

Covid-19 Tak Kunjung Reda, Beijing Mulai Jatuhkan Sanksi Termasuk Hukuman Penjara

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 14:36 WIB
Otoritas di ibu kota Tiongkok itu mulai menjatuhkan sanksi tegas, baik administratif maupun hukuman penjara terhadap berbagai pihak...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Jemaah Yahudi Ziarahi Makam Yusuf, Remaja Palestina Ditembak Mati

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 14:24 WIB
Pasukan keamanan Israel telah menanggapi dengan serangan di dalam Israel dan Tepi Barat, khususnya di distrik utara Jenin. Tiga penyerang...
AFP/FABRICE COFFRINI

AS Sebut Kunjungan Kepala HAM PBB ke Tiongkok Sebagai Kesalahan

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 25 Mei 2022, 13:20 WIB
"Kami pikir itu adalah kesalahan untuk menyetujui kunjungan dalam keadaan seperti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya