Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
LABORATORIUM biologi yang didanai AS di Ukraina terlibat dalam pengembangan komponen senjata biologis. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev pada Selasa (12/4).
"Mustahil untuk tidak menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya di dekat perbatasan Rusia," kata Medvedev pada pertemuan pemerintah.
Kegiatan-kegiatan tersebut, tegasnya, tidak ditujukan untuk mencari cara yang efektif untuk perlindungan terhadap penyakit berbahaya atau bekerja sama dengan masyarakat internasional.
Baca juga: Dubes Ukraina Tuding Rusia Bohong tentang Senjata Biologi
"Pekerjaan di sana dilakukan di balik pintu tertutup. Faktanya, komponen senjata biologis dikembangkan dan mikroorganisme patogen dipelajari yang telah menjadi ancaman bagi seluruh umat manusia," kata Medvedev.
"Oleh karena itu, kami menganggap kegiatan seperti itu secara keseluruhan benar-benar tidak dapat diterima baik di Ukraina maupun negara-negara lain di sekitar kami," ungkapnya seraya menambahkan bahwa kegiatan semacam itu harus transparan dan terkendali. (Xinhua/OL-5)
AKTIVITAS pengembangan senjata biologis dan beracun Amerika di Ukraina bertentangan dengan kewajiban internasionalnya untuk patuh terhadap hasil Biological Weapon Convention (BTWC)
PRESIDEN Pemuda Asia Afrika atau Asian African Youth Government (AAYG) Respiratori Saddam Al-Jihad mengecam indikasi pengembangan senjata biologis Amerika Serikat (AS) di berbagai kawasan.
Inggris sedang mencoba untuk memverifikasi laporan bahwa Rusia telah menggunakan senjata kimia dalam serangan di Kota Mariupol, Ukraina.
PRESIDEN AS Joe Biden menuduh Rusias sedang mempertimbangkan penggunaan senjata kimia dan biologi di Ukraina.
Perwakilan Tinggi PBB untuk Perlucutan Senjata Izumi Nakamitsu mengatakan dalam sidang itu bahwa PBB "tidak tahu" tentang program senjata biologis di Ukraina.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved