Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menantang PBB untuk bertindak segera atau membuarkan diri akal berpidato, Selasa (5/4), sembari menunjukkan gambar jenazah, termasuk anak-anak, yang disebutnya sebagai korban kekejian pasukan Rusia.
Menyebut aksi Rusia di Kota Bucha dan kota Ukraina lainnya sama dengan aksi teroris, Zelensky menyerukan kepada ke-15 anggota Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mendepak Rusia dari dewan itu agar Moskow tidak bisa memveto keputusan terkait agresi yang mereka lakukan terhadap Ukraina.
Sebagai anggota tetap DK PBB, Rusia memiliki hak veto yang berulang kali mereka gunakan untuk mengeblok resolusi dari dewan tersebut.
Baca juga: Kanada Tuduh Rusia Lakukan Kejahatan Perang di Bucha
Hal itu berarti Rusia tidak bisa didepak dari DK PBB karena Rusia dipastikan akan memveto keputusan atau rekomendasi DK PBB mengenai hal itu.
"Jika kalian tidak bisa melakukan hal itu, opsi berikutnya adalah Anda harus membubarkan diri," tegas Zelensky.
"Tuan dan Nyonya sekalian, apakah kalian siap menutup PBB? Jika jawabannya tidak, Anda harus segera mengambil tindakan," lanjutnya.
Berbicara dari Kiev, Zelensky mengisahkan kekejian yang disebutnya dilakukan pasukan Rusia terhadap warga sipil di Bucha, kota yang berada dekat ibu kota Ukraina itu.
Bucha sempat dikuasi militer Rusia. Namun, saat mereka mundur dari kota itu, pemerintah Ukraina dan pengamat independen internasional menemukan jenazah warga sipil, beberapa dengan tangan terikat di belakang punggung.
Zelensky kemudian menayangkan video selama 90 detik yang dsebutnya berisi gambar dari Kota Bucha dan Mariupol.
Gambar itu memperlihatkan jenazah yang sedikit terungkap, termasuk anak-anak, dari kuburan dangkal, beberapa jenazah di lapangan, dan jenazah dengan tangan mereka terikat di punggung.
"Kini, dunia bisa melihat apa yang dilakukan militer Rusia di Bucha," kata Zelensky.
"Orang-orang ini dibunuh di apartemen mereka, terkena granat, dilindas tank saat berada di dalam mobil mereka, hanya untuk kesenangan tentara Rusia. Warga dipotong tangannya atau digorok lehernya."
"Perempuan diperkosa dan dibunuh di depan anak-anak mereka. Lidah mereka dipotong karena pasukan penyerang tidak mendengar apa yang mereka ingin dengar."
"Apa yang mereka lakukan tidak beda dengan aksi kelompok teroris seperti Daesh,. Namun, kali ini, aksi itu dilakukan oleh anggota Dewan Keamanan PBB," pungkasnya menggunkan istilah untuk IS. (AFP/OL-1)
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Indonesia memastikan akan terus mendukung hak bangsa Palestina untuk merdeka dan berdaulat.
Resolusi serukan pembentukan pemerintahan transisi dan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.
Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi Amerika Serikat yang mendukung rencana perdamaian Gaza Donald Trump, mencakup pembentukan pasukan internasional dan jalur menuju negara Palestina.
PIDATO Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2025 membuka babak baru dalam sejarah diplomasi Indonesia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved