Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin berusaha untuk membagi Ukraina menjadi dua, meniru pembagian pascaperang antara Korea Utara dan Selatan. Itu diungkap pimpinan Intelijen Militer Ukraina Kyrylo Budanov.
Budanov meramalkan invasi Rusia akan berlangsung lebih lama, setidaknya hingga sebagian wilayah Ukraina memerdekakan diri. Prediksi itu diperkuat usai Leonid Pasechnik, pemimpin Republik Rakyat Luhansk memproklamirkan diri.
“Saya pikir dalam waktu dekat sebuah referendum akan diadakan di wilayah republik, di mana orang-orang akan … mengekspresikan pendapat mereka tentang bergabung dengan Federasi Rusia.”
Budanov mengatakan Putin akan mengambil "skenario Korea" karena rencana merebut Kyiv dan meruntuhkan pemerintahan Volodymyr Zelenskyy gagal. “Ini adalah upaya untuk menciptakan Korea Utara dan Selatan di Ukraina,” katanya.
Para pejabat di Kyiv mengatakan mereka memperkirakan pasukan Rusia sempat menyerang Kyiv dan kota Kharkiv akan bergerak ke timur.
Sementara itu Zelenskyy mengatakan siap membawa negaranya ke status netral. Syaratnya harus diawasi pihak ketiga supaya pelaksanaannya berjalan tanpa intervensi pihak mana pun.
"Ukraina siap untuk membahas mengadopsi status netral sebagai bagian dari kesepakatan damai dengan Rusia tetapi harus dijamin oleh pihak ketiga dan dimasukkan ke dalam referendum," pungkasnya. (The Guardian/OL-13)
Baca Juga; Zelensky Klaim Pengusaha Rusia Tawarkan Dukungan ke Ukraina
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin akhirnya memecah keheningan terkait eskalasi ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu waktu setempat merilis sebuah video yang memperlihatkan puing drone di wilayah barat laut Rusia.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved