Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa dunia harus bersiap menghadapi perang panjang antara Rusia dan Ukraina setelah Moskow melancarkan invasi terhadap negara tetangganya yang pro-Barat tersebut.
"Jika saya dapat memberi tahu Anda satu hal pagi ini, perang ini akan berlangsung lama," kata Macron dalam pameran pertanian tahunan Prancis pada Sabtu (26/2).
Baca juga: Stepan, Kucing Ukraina Ini Banjir Dukungan
"Krisis ini akan berlangsung lama, perang ini akan berlangsung dan semua krisis yang menyertainya akan memiliki konsekuensi yang langgeng," tambah Macron, memperingatkan, "Kita harus siap."
Macron mempersingkat kunjungannya ke pekan raya pertanian, yang biasanya merupakan salah satu acara utama dalam kalender politik Prancis, untuk kembali menangani krisis yang dipicu oleh invasi Rusia.
"Perang telah kembali ke Eropa, ini dipilih secara sepihak oleh Presiden (Vladimir) Putin, dengan situasi kemanusiaan yang tragis, orang (Ukraina) yang melawan dan Eropa yang ada dan melawan di sisi rakyat Ukraina," tuturnya.
Dengan perang dan sanksi terhadap Rusia yang berisiko merusak sektor-sektor tertentu di Prancis, terutama industri anggur, Macron berjanji akan membuat rencana ketahanan untuk membantu mereka mengatasinya.
Pemimpin Prancis itu adalah tokoh kunci dalam upaya untuk mencegah konflik, berulang kali berbicara dengan Putin dan sia-sia berusaha untuk menengahi pertemuan puncak antara pemimpin Rusia dan Presiden AS Joe Biden.
Perang juga pecah saat jam terus berdetak menuju pemilihan presiden Prancis pada bulan April.
Macron, yang diperkirakan akan mencari dan memenangkan masa jabatan kedua, telah meninggalkan deklarasi resmi pencalonannya hingga menit terakhir, meskipun ia harus bergerak minggu depan sebelum batas waktu 4 Maret untuk mendaftar. (Aiw/Straitstimes/OL-6)
Prancis memanggil Dubes AS, Charles Kushner, setelah surat kritik soal antisemitisme dan rencana pengakuan Palestina.
Ketegangan diplomatik antara Israel dan sejumlah negara Barat semakin memanas menjelang rencana pengakuan negara Palestina bulan depan.
Pada Selasa (19/8), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron mendorong antisemitisme.
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menegaskan keraguannya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin siap mengakhiri perang di Ukraina.
Presiden Prancis Emmanuel Macron serukan peningkatan sanksi, jika Putin tidak serius soal perdamaian Ukraina.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tanggapan mengejutkan terhadap rencana Prancis yang akan mengakui Negara Palestina.
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan hadir dalam parade militer di Beijing, Tiongkok, pekan depan.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Dalam pidato peringatan Hari Kemerdekaan, Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan Ukraina akan terus berjuang demi kebebasan dan perdamaian yang adil.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved