Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin, Senin (21/2), mengakui kemerdekaan dua wilayah separatis di Ukraina timur dalam pidatonya di televisi yang dikelola pemerintah, meskipun ada peringatan dari Barat bahwa itu bisa memicu sanksi besar-besaran.
"Saya percaya perlu untuk mengambil keputusan yang sudah lama tertunda, untuk segera mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk," katanya.
Dalam tayangan televisi tersebut, Putin menandatangani perjanjian bantuan timbal balik dengan para pemimpin pemberontak di Kremlin.
Baca juga: AS Sebut Rusia Punya Daftar Warga Ukraina yang akan Dibunuh atau Dikirim ke Kamp
Di akhir pidatonya yang panjang, Putin meminta majelis tinggi parlemen Rusia, Dewan Federasi, untuk mendukung keputusan tersebut. Baik majelis rendah dan tinggi parlemen Rusia akan memutuskan terkait hal itu, Selasa (22/2).
Pemimpin Rusia itu juga menuntut agar Ukraina mengakhiri operasi militer terhadap pemberontak pro-Moskow di bagian timur negara itu atau menghadapi lebih banyak kemungkinan pertumpahan darah.
"Kami menuntut segera diakhirinya operasi militer," kata Putin, yang menuduh Kiev mencoba mengatur serangan kilat di Ukraina timur.
"Jika tidak, semua tanggung jawab untuk kemungkinan kelanjutan pertumpahan darah akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab rezim yang berkuasa di Ukraina," tambahnya. (AFP/OL-1)
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Presiden AS Donald Trump mengirim pesan dukungan kepada Ukraina yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-34.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan hadir dalam parade militer di Beijing, Tiongkok, pekan depan.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Bagi Putin, tidak ada alasan untuk mengalah.
PRESIDEN AS Donald Trump menyinggung sejumlah isu penting terkait perundingan damai Ukraina-Rusia usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Jenderal Dan Caine dijadwalkan bertemu pemimpin militer Eropa di Washington untuk membahas opsi damai bagi Ukraina.
Menlu Rusia Sergey Lavrov menolak memastikan rencana pertemuan antara Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved