Selasa 15 Februari 2022, 09:16 WIB

AS Relokasi Kedutaan di Ukraina dari Kyiv ke Lviv

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
AS Relokasi Kedutaan di Ukraina dari Kyiv ke Lviv

AFP/ARIS MESSINIS
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ukraina yang tutup

 

AMERIKA Serikat mengatakan sedang merelokasi kedutaannya di Kyiv ke kota Lviv, Ukraina barat, dengan alasan adanya percepatan penumpukan pasukan Rusia di perbatasan negara itu.

"Kami sedang dalam proses relokasi, sementara operasi kedutaan kami di Ukraina dari Kedutaan Besar kami di Kyiv ke Lviv karena percepatan dramatis dalam penumpukan pasukan Rusia," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, Senin (14/2).

"Kedutaan akan tetap berhubungan dengan pemerintah Ukraina, mengoordinasikan keterlibatan diplomatik di Ukraina,” ujarnya.

"Kami juga melanjutkan upaya diplomatik intensif kami untuk meredakan krisis," imbuhnya.

Blinken sangat mendesak warga AS yang tersisa di Ukraina untuk segera meninggalkan negara itu.

Baca juga: Dolar AS Terkerek Ketegangan di Ukraina dan Isu Kanikan Suku Bunga

Staf kedutaan AS di Kyiv telah dikurangi secara drastis setelah AS memerintahkan kepergian sebagian besar diplomat dan menghentikan layanan konsuler. Kehadiran konsuler kecil telah ditempatkan di Lviv, sekitar 70 kilometer (45 mil) dari perbatasan Polandia.

Di kedutaan AS di Kyiv, seorang pejabat keamanan Ukraina di luar gerbang mengatakan bahwa semua orang Amerika telah pergi.

Lampu terlihat di lantai dasar, tetapi kedutaan di pinggiran kota Kyiv tidak mengibarkan bendera.

Amerika Serikat telah memperingatkan invasi Rusia ke Ukraina akan segera terjadi, dengan Barat menuduh Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina.(France24/OL-5)

Baca Juga

AFP/Peter PARKS

Hong Kong dan Taiwan Cabut Kewajiban Karantina bagi Pendatang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 September 2022, 22:45 WIB
Kewajiban tes PCR 48 jam sebelum penerbangan ke Hong Kong akan diganti dengan tes antigen cepat, demikian pernyataan pers Kepala Eksekutif...
AFP

Banjir Mengerikan di Pakistan Tanda Krisis Iklim Global

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:15 WIB
Hujan monsun yang belum pernah terjadi sebelumnya membanjiri sepertiga negara itu menewaskan hampir 1.600 orang dan menggusur lebih dari...
AFP

Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kembali Bergejolak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:00 WIB
Iran telah memberlakukan pembatasan ketat pada penggunaan internet dalam upaya untuk menghambat pengunjuk rasa berkumpul dan menghentikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya