Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengaku sangat sedih melihat hubungan diplomatik antara AS dan Inggris yang dinilainya kini berada di titik terendah. Ketegangan ini dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai penggunaan kekuatan militer terhadap Iran pada awal Maret 2026.
Kritik tersebut dilontarkan Trump setelah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dianggap lamban dalam memberikan izin bagi militer AS untuk menggunakan pangkalan udara Inggris guna melancarkan serangan strategis ke wilayah Iran.
"Ini dunia yang berbeda. Hubungan kami dengan negara Anda (Inggris) sangat berbeda dari sebelumnya. Sangat menyedihkan melihat hubungan ini jelas-jelas tak seperti dulu," ujar Trump dalam wawancara eksklusif dengan media Inggris, The Sun, Selasa (3/3).
Trump menyayangkan sikap Starmer yang dinilai tidak membantu di saat krusial, berbanding terbalik dengan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh Prancis dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. "Saya tak pernah menyangka akan mendapatkan hal itu dari Inggris. Kami mencintai Inggris," tambah Trump.
Perdana Menteri Keir Starmer mempertahankan keputusannya untuk tidak mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris dalam serangan awal pada Sabtu (28/2). Ia menegaskan bahwa Inggris tidak percaya dengan metode pergantian kepemimpinan di Iran melalui serangan militer sepihak.
Namun, situasi berubah drastis pada Minggu (1/3). Starmer menyebut eskalasi yang dilakukan Iran sebagai tindakan keterlaluan yang mengancam keselamatan personel Inggris di luar negeri. Hal ini diperkuat dengan laporan pencegatan drone yang menargetkan pangkalan militer Inggris di Pulau Siprus.
Pascainsiden tersebut, Starmer akhirnya memberikan lampu hijau bagi AS untuk menggunakan pangkalan militer Inggris dalam tindakan yang disebut sebagai serangan defensif terhadap situs-situs peluncuran rudal Iran.
Di London, kebijakan Starmer menuai kritik tajam dari oposisi. Pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, menuding pemerintah terlalu bimbang dan takut dalam menghadapi agresi Iran.
Badenoch menilai keraguan Starmer tidak hanya membahayakan keamanan nasional Inggris, tetapi juga merusak kepercayaan Amerika Serikat sebagai mitra keamanan utama. Hingga saat ini, ketegangan antara Washington dan London terkait strategi penanganan Iran masih menjadi sorotan komunitas internasional. (Anadolu/The Sun/Ant/I-2)
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Mantan Duta Besar RI untuk Iran, Dian Wirengjurit, menilai serangan militer AS ke Iran merupakan upaya Presiden AS Donald Trump untuk mengalihkan perhatian dari skandal Epstein Files.
Wakil presiden tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin mendahului Presiden Donald Trump
Militer AS mengerahkan bom raksasa 5.000 pon untuk hancurkan situs bawah tanah Iran.
Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved