Kamis 03 Februari 2022, 09:22 WIB

DK PBB Prihatin dengan Keadaan Darurat di Myanmar

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
DK PBB Prihatin dengan Keadaan Darurat di Myanmar

AFP
Situasi Kota Yangon, Myanmar, yang sepi.

 

DEWAN Keamanan PBB mengatakan mereka sangat prihatin dengan keadaan darurat yang terus berlanjut, yang diberlakukan militer di Myanmar dan mendorong pembicaraan untuk menyelesaikan situasi sesuai dengan keinginan dan kepentingan rakyat.

Dalam sebuah pernyataan yang disepakati secara konsensus untuk menandai peringatan kudeta 1 Februari, dewan beranggotakan 15 orang itu kembali menyerukan pembebasan semua orang yang masih ditahan secara sewenang-wenang, termasuk pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Kudeta di Myanmar memicu pemogokan dan protes yang menyebabkan sekitar 1.500 warga sipil tewas dalam tindakan keras dan sekitar 11.800 ditahan secara tidak sah, menurut data dari kantor hak asasi manusia PBB.

Baca juga: Dua Orang Tewas dan 38 Terluka dalam Serangan Granat di Myanmar

Dewan Keamanan PBB menyerukan diakhirinya semua kekerasan di seluruh negeri dan agar warga sipil dilindungi.

"Anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan mendalam atas kekerasan lebih lanjut baru-baru ini di negara itu dan menyatakan kekhawatiran atas sejumlah besar pengungsi internal,” kata Dewan Keamanan PBB, Rabu (2/2).

"Mereka mengutuk serangan terhadap infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan,” lanjutnya.

Pernyataan itu juga mengulangi seruan dewan untuk mengejar dialog dengan semua pihak terkait, dan rekonsiliasi sesuai dengan keinginan dan kepentingan rakyat Myanmar.

Junta Myanmar sekarang menghadapi perlawanan bersenjata dari milisi dan pemberontak etnis minoritas yang bersekutu dengan pemerintah bayangan. (Straitstimes/OL-1)

Baca Juga

AFP/Bryan R. Smith

DPR AS Setujui UU Pembatasan Senjata Api

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 09:47 WIB
UU yang menunggu ditandangani Biden ini telah mengatur sejumlah syarat kepemilikan senjata. Misalnya terdapat pemeriksaan riwayat kriminal...
AFP/MANDEL NGAN

PBB Sebut Keputusan MA AS yang Hapus Hak Aborsi Pukulan bagi HAM

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:30 WIB
"Akses untuk mendapatkan aborsi yang aman, legal dan efektif ada dalam hukum hak asasi internasional dan merupakan dasar pada hak...
AFP/David McNew/Getty Images

Mahkamah Agung AS Cabut Hak untuk Lakukan Aborsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 05:45 WIB
"UUD tidak menjamin hak untuk melakukan aborsi. Hak untuk mengatur masalah aborsi dikembalikan kepada warga dan perwakilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya