Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK pers, pada Senin (31/1), mengatakan bahwa wartawan asing di Tiongkok menghadapi rintangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari upaya mendiskreditkan liputan independen. Menurut Foreign Correspondents' Club of China (FCCC) dalam laporan tahunannya, Beijing tampaknya mendorong serentetan tuntutan hukum atau ancaman tindakan hukum terhadap jurnalis asing yang sering diajukan lama setelah sumber setuju untuk wawancara.
"Lanskap risiko berubah saat ini dengan cara yang tidak biasa," kata David Rennie, kepala biro Beijing untuk Economist, dalam laporannya. "Secara khusus, organisasi berita menghadapi peringatan bahwa pemberitaan mereka dapat membuat mereka terkena sanksi hukum atau gugatan perdata, atau yang paling menakutkan penyelidikan keamanan nasional," tambahnya.
Itu, katanya, menandai pergeseran mengkhawatirkan dari alat sebelumnya untuk mengontrol media, seperti memasukkan mereka ke daftar hitam dari acara atau melalui masalah dengan kartu pers dan visa. Meningkatnya ancaman tindakan hukum datang setelah penahanan pada 2020 penyiar TV Australia Cheng Lei yang bekerja untuk penyiar negara Tiongkok CGTN dan Haze Fan dari Bloomberg News. Pihak berwenang Tiongkok mengatakan mereka ditahan karena dicurigai membahayakan keamanan nasional.
Kata laporan FCCC, wartawan asing dan organisasi mereka telah mengembangkan rencana keluar darurat atas risiko yang meningkat dan serangan yang didukung negara, khususnya kampanye trolling telah mempersulit mereka yang tersisa untuk beroperasi. Langkah-langkah seperti itu menumbuhkan perasaan yang berkembang bahwa media asing ialah musuh, tambah laporan itu, yang mencatat bahwa liputan Tiongkok sedang tertekan. Temuan itu didasarkan pada survei terhadap 127 dari 192 anggotanya.
Baca juga: Israel Serang Posisi Hizbullah di Dekat Damaskus Suriah
Pada 2020, Tiongkok mengumumkan akan mengusir jurnalis Amerika dari tiga surat kabar utama AS yaitu The New York Times, The Washington Post, dan The Wall Street Journal. Delapan belas jurnalis yang bekerja untuk media Amerika diusir pada 2020, menurut laporan FCCC. Banyak koresponden terus meliput Tiongkok dari negara lain, sementara jurnalis yang tersisa di organisasi AS mengalami kesulitan memperbarui kartu pers mereka. (AFP/OL-14)
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Putusan MK menegaskan bahwa perlindungan terhadap wartawan bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terkait perlindungan hukum terhadap wartawan.
DI tengah kabut duka bencana yang masih menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara dan sejumlah wilayah Sumatera, komitmen wartawan untuk menjaga profesionalisme tak goyah.
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved