Kamis 20 Januari 2022, 21:17 WIB

Mantan Paus Benediktus Dituduh Abaikan Kasus Pelecehan Seksual Anak

Mediaindonesia.com | Internasional
Mantan Paus Benediktus Dituduh Abaikan Kasus Pelecehan Seksual Anak

AFP/Sven Hoppe.
Pengacara Martin Pusch berbicara pada konferensi pers tentang laporan pelecehan seks anak di Keuskupan Agung Munich-Freising, Kamis (20/1).

 

MANTAN Paus Benediktus XVI gagal menghentikan empat pendeta yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak di Gereja Katolik, Munich, Jerman. Satu firma hukum yang melakukan penyelidikan utama mengatakan itu pada Kamis (20/1).

"Mantan Paus--yang merupakan uskup agung Munich dan Freising dari 1977 hingga 1982--itu telah dengan tegas membantah bertanggung jawab," kata pengacara Martin Pusch dari Westpfahl Spilker Wastl yang ditugaskan oleh gereja untuk melakukan penyelidikan. Namun, tambahnya, para ahli tidak menganggap ini kredibel.

Menurut Pusch, dua dari kasus tersebut melibatkan pendeta yang telah melakukan beberapa tindakan pelecehan yang terbukti tetapi diizinkan untuk melanjutkan tugas pastoral. Ketertarikan, katanya, pada korban pelecehan tidak dapat dikenali oleh Benediktus.

Dalam satu kasus, seorang pendeta paedofilia yang sekarang terkenal bernama Peter Hullermann dipindahkan ke Munich dari Essen di Jerman barat. Dia dituduh melecehkan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Hullermann ditugaskan kembali untuk tugas-tugas pastoral terlepas dari rekam jejaknya.

Pada 1986, ketika Benediktus dipindahkan ke Vatikan, dia dihukum karena melecehkan lebih banyak anak dan dijatuhi hukuman penjara yang ditangguhkan. Bahkan setelah divonis, dia terus bekerja dengan anak-anak selama bertahun-tahun dan kasusnya dianggap sebagai contoh yang tepat dari kesalahan penanganan pelecehan oleh Gereja.

Mantan paus itu telah membantah mengetahui tentang sejarah imam itu. Namun para pengacara mengatakan bahwa mereka sekarang yakin itu bukan masalahnya.

Baca juga: Universitas Michigan Bayar Rp7 Triliun kepada Ratusan Korban Pelecehan Seksual

Pusch mengatakan paus emeritus awalnya menunjukkan sikap defensif ketika menanggapi pertanyaan untuk laporan tersebut. Namun, dia kemudian mengubah sikapnya dan memberikan pernyataan tertulis yang terperinci. Kardinal Reinhard Marx, uskup agung Munich dan Freising saat ini, juga dinyatakan gagal bertindak dalam dua kasus dugaan pelecehan. (AFP/OL-14)

Baca Juga

ANTARA/HO-PDIP

Berbicara di Forum BRICS, Megawati Dukung Pembentukan New Development Bank

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 19 Mei 2022, 20:32 WIB
Megawati juga mengatakan kerja sama bagi masa depan yang lebih mengedepankan kelestarian alam, harus ditingkatkan dan...
Dok MI

Polisi Selidiki Pelaku Penembakan yang Diarahkan ke Sekolah

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 18:42 WIB
Sejumlah tembakan diarahkan ke sebuah sekolah di kota Bremerhaven di Jerman utara pada Kamis (19/5) dan melukai satu orang, kata...
euronews.com

Amerika Serikat Mengonfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 18:31 WIB
Amerika Serikat mengonfirmasi kasus cacar monyet pada Rabu (18/5), kasus virus langka pertama yang teridentifikasi di negara tersebut tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya