Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Paus Leo XIV Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Perang di Timur Tengah

Thalatie K Yani
10/3/2026 05:03
Paus Leo XIV Sampaikan Duka Mendalam atas Korban Perang di Timur Tengah
Paus Leo XIV mengungkapkan kesedihan mendalam bagi para korban bom di Timur Tengah, termasuk anak-anak dan seorang pendeta di Libanon. (Vatican news)

PAUS Leo XIV mengungkapkan "duka mendalam" bagi para korban perang yang terus berkecamuk di Timur Tengah. Pemimpin Gereja Katolik Dunia tersebut menyoroti banyaknya warga sipil yang kehilangan nyawa, termasuk anak-anak dan mereka yang mendedikasikan hidup untuk misi kemanusiaan.

Melalui juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, Paus menyampaikan bela sungkawa khusus atas gugurnya seorang pendeta asal Libanon, Pastor Pierre al-Rai, yang menjadi salah satu korban jiwa dalam konflik tersebut.

"Paus Leo XIV menyampaikan duka mendalam bagi seluruh korban pengeboman baru-baru ini di Timur Tengah, bagi banyak warga yang tidak bersalah, termasuk anak-anak," ujar Matteo Bruni dalam pernyataan resminya pada Senin waktu setempat.

Korban Jiwa Terus Berjatuhan

Pastor Pierre al-Rai, yang melayani di Al-Qlayaa, meninggal dunia pada hari Senin akibat luka-luka yang dideritanya. Menurut laporan media pemerintah dan sumber medis, luka tersebut berasal dari tembakan tank Israel yang menghantam sebuah rumah di kota Kristen tersebut.

Selain jatuhnya korban di Libanon, situasi kemanusiaan di kawasan sekitarnya juga dilaporkan sangat memprihatinkan. Pekan lalu, otoritas Iran melaporkan adanya serangan mematikan terhadap sebuah sekolah dasar yang menewaskan sedikitnya 150 orang. Namun, hingga saat ini, akses menuju lokasi kejadian masih terbatas sehingga verifikasi independen mengenai jumlah korban dan kronologi kejadian belum dapat dipastikan sepenuhnya.

Seruan untuk Perdamaian

Paus berusia 70 tahun yang berasal dari Amerika Serikat tersebut terus memantau situasi dengan penuh kekhawatiran. Meski bersikap hati-hati sejak dimulainya serangan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Paus secara konsisten menyerukan penghentian kekerasan tanpa menyebutkan pihak-pihak tertentu secara eksplisit.

"Paus mengikuti peristiwa ini dengan penuh keprihatinan dan berdoa agar permusuhan dapat segera berakhir sesegera mungkin," tambah Bruni.

Sebelumnya, pada hari Minggu, Paus Leo XIV secara terbuka memohon agar "deru bom" di Timur Tengah segera berhenti. Seruan ini merupakan lanjutan dari pesan perdamaian yang ia sampaikan pekan lalu, di mana ia meminta semua pihak untuk mengakhiri "spiral kekerasan" yang kian tidak terkendali di kawasan tersebut. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya