Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Indonesia Desak Semua Pihak di Perang Timur Tengah Menahan Diri

Ferdian Ananda Majni
09/3/2026 18:46
Indonesia Desak Semua Pihak di Perang Timur Tengah Menahan Diri
Asap membubung setelah ledakan di tengah kota Teheran, Iran, Jumat (6/3/2026).(Antara/Xinhua/Shadati)

INDONESIA menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang kian meluas dan memicu meningkatnya korban jiwa. Situasi keamanan di kawasan tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan seiring terjadinya serangan lintas negara.

Melalui pernyataan resmi, Senin (9/3) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan bahwa pemerintah telah menerima berbagai laporan dari Perwakilan RI di kawasan mengenai perkembangan situasi yang terus memburuk.

"Setelah menerima laporan dari berbagai Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di kawasan, Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atau serious concern atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah," demikian pernyataan pemerintah.

Indonesia juga menyerukan penghentian aksi militer yang memperburuk situasi kawasan. Pemerintah secara khusus meminta Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan terhadap Iran.

Di saat yang sama, Indonesia juga meminta Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Negara-negara yang disebut antara lain Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, serta Yordania.

Pemerintah Indonesia menegaskan pentingnya seluruh pihak mematuhi prinsip-prinsip hukum internasional dalam menangani konflik yang terjadi.

Indonesia juga kembali menekankan kewajiban semua negara untuk menghormati kedaulatan serta integritas wilayah negara lain.

"Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara," lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, Indonesia mendorong seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi.

"Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi," kata pemerintah.

Di tengah situasi yang terus berkembang, pemerintah juga memastikan terus memantau kondisi warga negara Indonesia di kawasan konflik.

"Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan dan telah siapkan langkah kontijensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara," demikian pernyataan tersebut. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya