Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat pada Rabu (12/1) mendesak penyelidikan setelah seorang Palestina-Amerika berusia 80 tahun ditemukan tewas di Tepi Barat yang diduduki menyusul penangkapan oleh Israel. Wali Kota Jiljiliya, utara Ramallah, mengatakan kepada AFP bahwa tubuh Omar Abdulmajeed Asad masih diborgol setelah kematiannya.
Namun Israel mengatakan bahwa mereka telah menangkap seorang pria selama penggerebekan di desa untuk menggagalkan aktivitas teroris dan dia (Omar) telah dibebaskan pada malam yang sama. Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan bahwa Asad memegang kewarganegaraan AS dan pemerintah telah menghubungi keluarganya untuk menyampaikan belasungkawa.
"Kami juga telah menghubungi pemerintah Israel untuk meminta klarifikasi," kata Price kepada wartawan. "Kami mendukung penyelidikan menyeluruh atas kejadian ini," katanya.
Wali Kota Fuad Moutee mengatakan Asad dan keluarganya sedang kembali dari mengunjungi kerabat ketika sekitar 30 hingga 40 tentara Israel melakukan operasi sebelum fajar. "Mereka menghentikan mobil di pusat desa dan menangkap penumpang di dalam dan memborgol mereka," katanya.
Setelah pasukan mundur, penduduk desa menemukan mayat Asad di suatu bangunan yang sedang dikerjakan. Dalam pernyataan singkat, Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi versi wali kota bahwa Asad meninggal karena serangan jantung.
Juru bicara militer Israel Amnon Shefler mengatakan insiden itu akan diselidiki secara menyeluruh dan profesional. Dia berkeras bahwa kehidupan setiap orang Israel dan Palestina itu penting.
Baca juga: Pria Palestina Berusia 80 Tahun Tewas setelah Penangkapan Israel
"Penyelidikan awal oleh komandan di tempat kejadian menunjukkan bahwa selama proses pemeriksaan seorang warga Palestina ditangkap setelah menolak pemeriksaan dan dia dibebaskan malam itu," kata militer dalam pernyataan. "Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer sedang meninjau insiden itu yang pada akhirnya temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer." (AFP/OL-14)
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Januari lalu masih menjadi perdebatan dan menyisakan pertanyaan. Memantik diskursus publik dan refleksi serius.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Pasukan Israel tangkap 100 lebih warga Palestina sejak awal Ramadan di Tepi Barat. Penangkapan diwarnai kekerasan, sabotase rumah, dan penyitaan aset warga sipil.
Absennya representasi resmi Palestina dalam forum awal BoP menjadi variabel krusial yang patut dicermati.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
Menlu RI Sugiono tegaskan kesiapan Indonesia pimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dan kirim 8.000 prajurit TNI untuk perdamaian Palestina.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Presiden Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BOP), Indonesia menunjukkan bahwa diplomasi bukan sekadar protokoler, melainkan jalan ikhtiar untuk menjaga harapan perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved