Selasa 23 November 2021, 07:54 WIB

Biden Berencana Ikut Pemilu Lagi pada 2024

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Biden Berencana Ikut Pemilu Lagi pada 2024

AFP
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

 

PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden bermaksud mencalonkan diri untuk kembali mengikuti pemilihan umum pada tahun 2024.

“Iya, itu niatnya,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki ketika Biden terbang dengan Air Force One untuk acara Thanksgiving dengan pasukan AS di Fort Bragg, North Carolina pada Senin (22/11).

Demokrat terguncang oleh kemenangan Partai Republik dalam pemilihan negara bagian Virginia awal bulan ini dan kemenangan tipis Demokrat di New Jersey.

Biden, 79, mengalami penurunan dalam peringkat persetujuan kinerjanya dalam beberapa bulan terakhir, membuat beberapa Demokrat bertanya-tanya apakah dia mungkin tidak mencari masa jabatan empat tahun lagi.

Pertanyaan telah muncul tentang kelangsungan hidup Wakil Presiden Kamala Harris pada tahun 2024 seandainya Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri lagi.

Jajak pendapat USA Today/Suffolk University baru-baru ini menemukan peringkat persetujuan kinerja Harris sebesar 28%.

Biden menjalani pemeriksaan fisik pertamanya Jumat lalu sejak menjabat pada Januari dan dokter menemukan dia memiliki gaya berjalan yang kaku dan sering batuk karena refluks asam. Dokter mengatakan dia sehat untuk bertugas.

Prospek politik Biden tampaknya telah didukung minggu lalu oleh pengesahan kongres dari rencana infrastruktur senilai US$1 triliun. Masih diperdebatkan adalah US$2 triliun lagi dalam pengeluaran untuk paket jaring pengaman sosial. (Straitstimes/OL-12)

Baca Juga

AFP/Mahmud Hams.

Israel Bebaskan Tahanan Palestina setelah Akhiri Mogok Makan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:10 WIB
Aksi mogok makan menjadi hal biasa di antara para tahanan Palestina dan telah membantu mengamankan banyak konsesi dari otoritas...
DOK BAKAMLA

Diprotes Tiongkok, Pengamat Sebut Pengeboran Migas di Natuna Tetap Dilanjutkan

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 05 Desember 2021, 21:00 WIB
pemerintah membangun opini di dalam dan luar negeri, perihal kewajiban semua negara di dunia, untuk tidak menafsirkan hukum internasional...
AFP

AS Hingga UE Kecam Taliban Atas Pembunuhan Mantan Pasukan di Afghanistan

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 05 Desember 2021, 19:54 WIB
Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus ketika pemerintah yang didukung AS di Kabul runtuh setelah pasukan Amerika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya