Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTIGASI oleh kelompok hak asasi Eropa yang diterbitkan Senin (8/11) menemukan bahwa spyware Pegasus buatan Israel digunakan untuk meretas telepon staf kelompok masyarakat sipil Palestina yang ditargetkan negeri Yahudi itu.
Pengungkapan oleh Frontline Defenders--yang dikonfirmasi oleh Amnesty International dan Citizen Lab University of Toronto--itu menandai perkembangan terbaru dalam kontroversi yang meluas seputar enam kelompok Palestina terkemuka yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Kementerian Pertahanan Israel bulan lalu.
Pegasus--dibuat oleh perusahaan NSO yang dimasukkan dalam daftar hitam AS minggu lalu--mengubah ponsel menjadi perangkat mata-mata di saku. Ini memberikan pengguna akses total ke konten ponsel target tanpa mereka sadari.
Israel menegaskan beberapa kelompok Palestina dituding bekerja sama dengan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), kelompok Marxis yang dicap sebagai organisasi teroris oleh banyak negara Barat.
Ada kritik luas terhadap sebutan teroris kepada kelompok Addameer, Al-Haq, Bisan Center for Research and Development, Defense for Children International - Palestine (DCI-P), Union of Agricultural Work Committees (UAWC) dan Union Komite Perempuan Palestina (UPWC).
Menurut penyelidikan Frontline Defenders, enam perangkat yang digunakan oleh karyawan dari kelompok yang ditargetkan itu diretas dengan spyware Pegasus NSO Group. Peretasan perangkat itu termasuk menimpa warga negara AS Ubai Al-Aboudi, kepala Bisan Center, dan warga negara Prancis Salah Hammouri, seorang peneliti di Adam.
Lab Keamanan Amnesty International dan Citizen Lab mengonfirmasi temuan tersebut. Para pejabat Israel menolak mengomentari tuduhan bahwa Pegasus digunakan untuk melawan kelompok-kelompok Palestina.
Namun Israel menolak tuduhan bahwa bukti yang membenarkan sebutan terorisme kurang kuat. Memberi pengarahan kepada wartawan pada Senin, sumber diplomatik keamanan Israel mengatakan penyelidikan telah menghasilkan dokumen yang sangat baik dari bukti yang menghubungkan kelompok tersebut dengan PFLP.
Pengarahan itu dilakukan setelah beberapa media, termasuk AFP, memperoleh akses ke dokumen bukti Israel setebal 74 halaman yang dikumpulkan pada Mei. Berkas tersebut pertama kali diperoleh oleh outlet Israel +972 Magazine dan Local Call.
Tampaknya laporan itu tidak mengandung bukti yang jelas untuk menghubungkan kelompok tersebut dengan PFLP. Sebagian besar stempel itu terkait pada pernyataan yang tidak berdasar dari seorang karyawan organisasi lain.
Baca juga: Israel Tetapkan Enam Kelompok Palestina Ilegal di Tepi Barat
Namun pejabat Israel itu mengatakan, Senin, "Asumsi yang kami miliki hanyalah berkas dari Mei merupakan salah. Sumber demi sumber menunjukkan bahwa ini puncak PFLP," kata pejabat itu tentang kepemimpinan enam kelompok. Kementerian Pertahanan mengatakan kelompok-kelompok itu telah menjadi tuan rumah pertemuan PFLP, mempekerjakan terpidana teroris dan beroperasi untuk PFLP melalui penggalangan dana, pencucian uang dan perekrutan aktivis. (OL-14)
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Sebuah meteorit jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman, usai ledakan bola api terlihat di langit Eropa. Tidak ada korban jiwa, peneliti mulai kumpulkan fragmen.
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
India adalah pembeli LNG terbesar keempat di dunia dan sangat bergantung pada Timur Tengah untuk impornya.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved