Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DI sela-sela KTT G20 di Roma, Italia, Minggu (31/10), Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa, Charles Michel. Dalam kesempatan tersebut, kepala negara menyampaikan tiga isu yang menjadi perhatian utama Indonesia.
Yang pertama adalah terkait upaya penanganan perubahan iklim. Jokowi berpandangan, untuk mengatasi masalah itu, semua negara di dunia harus bisa bekerja sama dan tidak saling menyalahkan. Negara-negara maju yang telah selangkah di depan, sambungnya, diharapkan mampu merangkul negara-negara berkembang untuk melakukan transisi ekonomi dan energi.
"Teknologi dan investasi menjadi kunci. Hal ini tidak mungkin dilakukan tanpa adanya kerja sama, termasuk dengan negara-negara maju," ujar Jokowi.
Indonesia sendiri sejauh ini telah konsisten menjalankan komitmen untuk menjaga lingkungan. Konsistensi tersebut dituangkan dalam banyak kebijakan yang telah memberikan hasil baik di Tanah Air.
Beberapa contohnya adalah kebakaran hutan yang turun hingga 82% dibandingkan tahun sebelumya. Kemudian, menyusutnya angka deforestasi secara signifikan bahkan menjadi yang terendah dalam 20 tahun terakhir. Indonesia juga telah melakukan rehabilitasi tiga juta hektare lahan kritis pada 2010-2019 dan memperbaiki hutan mangrove yang akan mencapai 600 ribu hektare dalam 3 tahun ke depan.
Selain isu lingkungan, Jokowi juga menyinggung isu kesehatan, termasuk rencana dunia membahas 'Pandemic Treaty'. Dalam pembahasan tersebut, Indonesia menyampaikan kekhawatiran terhadap diskriminasi terhadap beberapa jenis vaksin yang dilakukan Uni Eropa.
Selanjutnya, Presiden juga menyuarakan perihal perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa atau IEU-CEPA. Ia berharal pakta perdagangan itu dapat segera diselesaikan. Terlebih, perundingan terkait hal tersebut sudah berlangsung selama lebih dari lima tahun.
"Saya sangat berharap perundingan Indonesia-EU CEPA dapat kita selesaikan. Perundingan ini sudah memakan lebih dari lima tahun. Dengan karakter produk yang saling melengkapi, saya yakin CEPA ini akan membawa manfaat besar bagi kita," papar Jokowi. (OL-15)
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Sebuah meteorit jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman, usai ledakan bola api terlihat di langit Eropa. Tidak ada korban jiwa, peneliti mulai kumpulkan fragmen.
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
India adalah pembeli LNG terbesar keempat di dunia dan sangat bergantung pada Timur Tengah untuk impornya.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved