Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) mengatakan tidak akan ambil bagian dalam pembicaraan mengenai Afghanistan yang digelar Rusia dan melibatkan dua pemain kunci lain, Tiongkok dan Pakistan, Selasa (19/10).
Departemen Luar Negeri AS menyebut hal itu karena masalah logistik sembari menyebut pembicaraan usulan Rusia itu konstruktif.
"Kami siap ambil bagian dalam forum itu di masa depan namun kami tidak bisa ambil bagian dalam pertemuan pad apekan ini," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.
Baca juga: Eks Menlu AS Colin Powell Meninggal Karena Covid-19
Utusan khusus Rusia Zamir kabulov, Jumat (15/10), mengumumkan pertemuan empat negara di Moskow dan menyebut pertemuan itu berusaha mencari posisi yang sama mengenai kondisi di Afghanistan.
Rusia, Tiongkok, dan Pakistan merupakan negara yang paling aktif berhubungan dengan Taliban sejak kelompok itu mengambil alih kekuasaan di Afghanistan, Agustus lalu, setelah AS menarik pasukannya setelah berkuasa selama 20 tahun.
AS mendesak negara-negara di dunia untuk tidak mengakui pemerintahan Taliban dengan harapan hal itu akan membantu mendesak kelompok itu menyelesaikan permasalahan mereka, salah satunya hak-hak kaum perempuan. (AFP/OL-1)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved