Kamis 14 Oktober 2021, 16:38 WIB

Myanmar Izinkan Utusan PBB ASEAN Kunjungi Negaranya

Mediaindonesia.com | Internasional
Myanmar Izinkan Utusan PBB ASEAN Kunjungi Negaranya

AFP/ JOHN ANGELILLO
Suasana Sidang Majelis Umum PBB

 

Militer Myanmar yang berkuasa memperbolehkan utusan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengunjungi negaranya, namun tidak akan mengizinkannya menemui mantan pemimpin Aung San Suu Kyi yang ditahan karena didakwa melakukan kejahatan, kata juru bicara junta.

Juru bicara tersebut, Zaw Min Tun, juga mengatakan bahwa penundaan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyetujui pencalonan duta besar PBB dari pemerintah militer Myanmar bermotif politik.

Menurutnya, PBB, negara-negara, dan organisasi lain "seharusnya tidak menerapkan standar ganda dalam urusan internasional."

Pernyataan oleh juru bicara itu, yang dikeluarkan militer dalam ringkasan bertanggal Rabu (13/10), muncul saat masyarakat internasional meningkatkan tekanan terhadap junta untuk menerapkan rencana perdamaian lima poin yang disetujui panglima militer mereka, Min Aung Hlaing, pada April dengan ASEAN.

Myanmar terjebak dalam kelumpuhan politik dan ekonomi sejak kudeta 1 Februari, yang memicu tumpahan amarah dan protes yang belum mereda. Sejumlah warga sipil membentuk milisi untuk menghadapi militer yang berkuasa.

Sikap pasif junta terhadap rencana ASEAN "sama dengan kemunduran" dan sejumlah negara anggota "sedang membahas" secara serius untuk tidak menyertakan Min Aung Hlaing pada KTT Oktober ini, kata utusan khusus ASEAN, Erywan Yusof, pekan lalu.

Erywan awal pekan ini mengaku sedang berkonsultasi dengan pihak-pihak di Myanmar, dan bahwa ia tidak memihak pada kubu politik manapun. Ia mengatakan ingin segera melakukan kunjungan.

Juru bicara junta juga menegaskan bahwa sistem yudisial Myanmar yang adil dan independen akan menyelesaikan kasus Aung San Suu Kyi. Jubir menambahkan bahwa ketua mahkamah agung saat ini adalah sosok yang ditunjuk oleh pemerintah sebelumnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Alberto Pizzoli

Paus Fransiskus Kecam Serangan di Norwegia, Afghanistan dan Inggris

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:04 WIB
Paus Fransiskus pada Minggu (17/10) mengecam serangan yang baru saja terjadi di Norwegia, Afghanistan dan...
AFP/Dean Kassim

Brunei Catat Angka Tertinggi Kasus Harian Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 20:43 WIB
Brunei mencatat angka tertinggi kasus harian covid-19, yakni 504 kasus, pada Minggu (17/10), sehingga totalnya menjadi 10.860...
AFP/Yuri Kadobnov

Rekor Baru Kasus Harian Covid-19 Rusia, Tembus 34.303

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 19:01 WIB
Rusia melaporkan rekor 34.303 kasus harian covid-19 sejak awal pandemi, menurut data Satgas covid-19 pemerintah pada Minggu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya