Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTIGASI awal yang dilakukan Filipina menemukan 154 petugas polisi yang kemungkinan bertanggung jawab secara pidana atas tindakan mereka dalam perang berdarah kebijakan Presiden Rodrigo Duterte terhadap narkoba.
Temuan tersebut, yang diumumkan Menteri Kehakiman Menardo Guevarra pada Minggu (3/10), muncul hanya beberapa minggu setelah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menyetujui penyelidikan formal atas ribuan pembunuhan negara terhadap tersangka pengedar narkoba sejak Duterte menjabat pada 2016.
Pemerintah telah mengatakan tidak akan bekerja sama dengan penyelidikan internasional karena Filipina memiliki sistem peradilan.
Duterte, 76, telah menantang ICC untuk mengadilinya dan secara terbuka mengatakan dia akan dengan senang hati membusuk di penjara karena membunuh orang yang berniat menghancurkan negaranya.
Duterte akan mengundurkan diri sebagai presiden pada 2022. Analis politik memperkirakan dia akan menunjuk seorang penerus yang dapat melindunginya dari tindakan hukum potensial di dalam negeri atau oleh ICC, begitu dia keluar dari kekuasaan.
Dalam pidato pada Senin (4/10) larut malam, Duterte mengatakan dia akan menunggu kasus diajukan terhadapnya, bahkan ketika dia bersikeras ICC tidak berhak mencampuri urusan negara.
"Saya akan mempersiapkan pembelaan saya," kata Duterte. "ICC itu, jangan bohong," tambahnya.
Aktivis HAM mengungkap penutupan sistematis serta eksekusi ribuan pengguna dan bius belum dituntut. Polisi telah membantah melakukan kesalahan dan mengatakan pembunuhan itu dilakukan untuk membela diri.
"Petugas polisi yang terlibat dalam kasus ini tidak hanya bertanggung jawab secara administratif. Bukti yang ada menunjukkan kemungkinan pertanggungjawaban pidana mereka juga," kata Menteri Kehakiman Menardo Guevarra kepada wartawan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Peninjauan tersebut, menurut pemerintah, merupakan bagian dari komitmen Duterte di hadapan Majelis Umum PBB bahwa polisi yang bertanggung jawab atas pembunuhan akan dimintai pertanggungjawaban.
Kementerian kepolisian dan kehakiman meninjau 52 kasus di mana tersangka tewas dalam apa yang dicatat polisi sebagai operasi anti-narkoba. Mereka akan dikirim ke penyelidik negara bagian untuk tindakan lebih lanjut, menurut Guevarra.
Dia mengatakan 100 kasus lagi akan diperiksa, yang sedang menunggu penyelidikan awal atau dalam persidangan pengadilan.
Secara resmi, 6.200 tersangka narkoba tewas dalam apa yang dikatakan polisi sebagai operasi sengat di mana tersangka melawan saat ditangkap.
Para aktivis mengatakan ribuan orang lagi, sebagian besar pengguna atau pedagang kecil, dibunuh di komunitas kumuh oleh orang-orang bersenjata misterius. Polisi telah membantah terlibat dalam kematian itu. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Militer AS melakukan serangan mematikan terhadap kapal yang diduga milik kartel narkoba di Pasifik Timur. Operasi "Southern Spear" kini menuai kecaman terkait legalitas hukum.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Temukan profil lengkap atlet dan negara ASEAN yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Thailand hingga Singapura siap beraksi!
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Kapal feri MV Trisha Kerstin 3 tenggelam di perairan Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 15 orang tewas dan operasi SAR besar-besaran sedang berlangsung.
Kapal feri M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 8 orang tewas dan operasi penyelamatan besar-besaran tengah dilakukan.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved