Rabu 15 September 2021, 15:20 WIB

Korea Selatan Sebut Korea Utara Tembakkan Dua Rudal Balistik

Nur Aivanni | Internasional
Korea Selatan Sebut Korea Utara Tembakkan Dua Rudal Balistik

KCNA/AFP
Angkatan Bersenjata Korea Utara memamerkan rudal balistiknya saat parade militer di Pyongyang, Korea Utara, pada Oktoober 2020.

 

KOREA Utara menembakkan dua rudal balistik ke laut pada Rabu (15/9), menurut militer Korea Selatan, ketika Menteri Luar Negeri Tiongkok mengunjungi Seoul.

Peluncuran rudal balistik dilakukan beberapa hari setelah Pyongyang mengatakan telah berhasil menguji rudal jelajah jarak jauh yang baru.

Beijing adalah sekutu diplomatik utama Korea Utara dan mitra utama untuk perdagangan dan bantuan, meskipun Pyongyang berada di bawah blokade yang diberlakukan sendiri setelah menutup perbatasannya awal tahun lalu untuk melindungi diri dari pandemi virus korona.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan Korea Utara telah menembakkan dua rudal balistik tak dikenal dari daerah pedalaman pusatnya ke laut lepas pantai timurnya.

"Badan intelijen Korea Selatan dan AS sedang melakukan analisis terperinci," tambah mereka, tanpa memberikan rincian jangkauan rudal tersebut.

Peluncuran itu dilakukan saat Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengunjungi Seoul untuk melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Korea Selatan.

Berbicara sebelum berita itu muncul, Wang berharap semua negara akan membantu perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, lapor kantor berita Yonhap.

Peluncuran rudal balistik tersebut terjadi beberapa hari setelah Korean Central News Agency (KCNA) Korea Utara melaporkan bahwa negara tersebut telah melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh yang baru selama akhir pekan.

Rudal yang ditembakkan pada akhir pekan menempuh jarak 1.500 kilometer (sekitar 930 mil) di atas Korea Utara dan perairan teritorialnya untuk mencapai target mereka, menurut KCNA.

Korea Utara berada di bawah sanksi internasional untuk senjata nuklir dan program rudal balistiknya, yang dikatakan perlu untuk mempertahankan diri dari invasi AS. Namun Pyongyang tidak dilarang mengembangkan rudal jelajah, yang telah diuji sebelumnya. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

airport-technology.com

Taliban Umumkan Bandara Kabul Telah Siap Beroperasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 18:10 WIB
Penerbangan di bandara internasional utama Afghanistan di Kabul dihentikan sementara pada Agustus setelah Taliban berhasil mengambil alih...
Eduardo MUNOZ ALVAREZ / POOL / AFP

Sekjen PBB Serukan Agar Senjata Nuklir Dimusnahkan

👤Nur Aivanni 🕔Senin 27 September 2021, 14:04 WIB
Antonio Guterres menyatakan bahwa senjata nuklir harus dihilangkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus...
AFP/OLIVIER DOULIERY

PM Australia Sebut Kemungkinan tak Gabung di KTT Iklim Global

👤Nur Aivanni 🕔Senin 27 September 2021, 13:56 WIB
Saat ditanya tentang menghadiri konferensi krisis iklim global pada November, Morrison mengatakan kepada surat kabar West Australian,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya