Senin 13 September 2021, 23:50 WIB

Warga Palestina Tusuk Dua Orang Israel sebelum Polisi Menembaknya

Mediaindonesia.com | Internasional
Warga Palestina Tusuk Dua Orang Israel sebelum Polisi Menembaknya

AFP/Menahem Kahana.
Seorang petugas Israel menghibur dua wanita Israel di lokasi serangan penusukan di Jerusalem pada Senin (13/9).

 

SEORANG pria Palestina menikam dua orang Israel di Jerusalem sebelum ditembak oleh seorang petugas polisi perbatasan pada Senin (13/9). Menurut polisi dan petugas medis, peristiwa itu menyebabkan ketiganya terluka.

"Penyerang menikam dua warga sipil dengan pisau di dekat stasiun bus pusat kota," kata polisi dalam suatu pernyataan. "Polisi perbatasan melihat insiden itu dan salah satu dari mereka melepaskan tembakan untuk menetralisasi teroris yang saat ini menerima perawatan medis," tambahnya.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada AFP bahwa penyerang ialah seorang pria Palestina dari kota Hebron di Tepi Barat. Petugas medis dari organisasi Magen David Adom menjelaskan warga sipil yang ditikam, pria berusia pertengahan 20-an, dirawat karena luka mereka sebelum dibawa ke rumah sakit Shaare Zedek dalam kondisi sedang.

Tidak ada indikasi segera tentang kondisi penyerang. Ia terlihat tersenyum oleh seorang fotografer AFP saat dia dibawa pergi untuk perawatan medis.

Sebelumnya Senin, seorang pria Palestina berusaha menikam seorang tentara dengan obeng di persimpangan Gush Etzion selatan Betlehem di Tepi Barat yang diduduki, kata tentara. Tentara di tempat kejadian berhasil, "Menggagalkan upaya serangan teror dan menetralisasi penyerang," kata suatu pernyataan dari tentara.

Baca juga: Menlu Israel Usulkan Rencana Pembangunan Gaza

"Penyerang dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan medis lebih lanjut." Ketegangan di Tepi Barat dan Jerusalem timur telah meningkat setelah enam gerilyawan Palestina melarikan diri dari penjara dengan keamanan tinggi di Israel utara pekan lalu. Ini memicu perburuan militer Israel yang terakhir telah menangkap empat dari mereka dalam beberapa hari ini. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Aamir QURESHI / AFP

PM Pakistan Serukan Kerja Sama dengan Taliban, PM India Bereaksi

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 10:09 WIB
Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan menuduh pemerintah India melakukan teror terhadap umat...
AFP.

Rusia Minta AS Dekati Iran Lebih Aktif demi Kesepakatan Nuklir

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 09:40 WIB
Diskusi antara Iran dan lima negara yang tersisa yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu dimulai di Wina pada...
AFP/Thomas Coex.

Prancis akan Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 08:25 WIB
Pada Rabu, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan sumbangan dosis vaksinnya, sehingga total kontribusinya menjadi 1,1...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya