Senin 13 September 2021, 11:12 WIB

Menlu Qatar Kunjungi Kabul untuk Bicara dengan Taliban

Nur Aivanni | Internasional
Menlu Qatar Kunjungi Kabul untuk Bicara dengan Taliban

AFP/Marwan Tahtah
Menlu Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman Al-Thani

 

MENTERI Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman Al-Thani mengadakan pembicaraan di Afghanistan pada Minggu. Sheikh Mohammad menjadi pejabat paling senior yang mengunjungi negara itu sejak pengambilalihan negara tersebut oleh Taliban pada 15 Agustus.

Seorang pejabat Taliban mencuit di Twitter bahwa Sheikh Mohammad bin Abdulrahman Al-Thani bertemu dengan pejabat senior dari rezim Afghanistan yang baru, meskipun rinciannya tidak diungkapkan.

Kelompok itu merilis foto-foto Sheikh Mohammad bertemu Perdana Menteri baru Mullah Mohammad Hassan Akhund, sementara foto-foto dirinya dengan mantan Presiden Hamid Karzai beredar di media sosial.

Di Doha, Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi mengadakan pertemuan dengan pemerintah Afghanistan yang baru serta dengan Karzai dan Abdullah Abdullah, mantan kepala perunding perdamaian untuk pemerintah yang digulingkan.

Baca juga: Polisi Afghanistan Kembali Bekerja Bersama Taliban di Bandara

Dikatakan kementerian, Sheikh Mohammad mendesak para pejabat Afghanistan untuk melibatkan semua pihak Afghanistan dalam rekonsiliasi nasional.

"Pembicaraan tersebut mencakup perkembangan terbaru mengenai pengoperasian bandara Kabul dan memastikan kebebasan perjalanan untuk semua," katanya dalam sebuah pernyataan.

Kementerian mengatakan kedua belah pihak menekankan pentingnya upaya bersama untuk memerangi organisasi teroris.

Qatar telah lama bertindak sebagai mediator di Afghanistan, menjadi tuan rumah pembicaraan Taliban dengan Amerika Serikat di bawah mantan Presiden Donald Trump, dan kemudian dengan pemerintahan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang sekarang digulingkan.

Negara itu juga mendukung puluhan ribu warga Afghanistan yang dievakuasi pada minggu-minggu terakhir pendudukan pimpinan AS saat mereka diproses sebelum menuju ke negara lain.

Belum ada negara yang secara resmi mengakui pemerintahan baru Taliban, dan hanya tiga negara yang mengakuinya selama pemerintahan pertama kelompok Islam garis keras itu dari 1996-2001. (AFP/OL-5)

Baca Juga

airport-technology.com

Taliban Umumkan Bandara Kabul Telah Siap Beroperasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 18:10 WIB
Penerbangan di bandara internasional utama Afghanistan di Kabul dihentikan sementara pada Agustus setelah Taliban berhasil mengambil alih...
Eduardo MUNOZ ALVAREZ / POOL / AFP

Sekjen PBB Serukan Agar Senjata Nuklir Dimusnahkan

👤Nur Aivanni 🕔Senin 27 September 2021, 14:04 WIB
Antonio Guterres menyatakan bahwa senjata nuklir harus dihilangkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus...
AFP/OLIVIER DOULIERY

PM Australia Sebut Kemungkinan tak Gabung di KTT Iklim Global

👤Nur Aivanni 🕔Senin 27 September 2021, 13:56 WIB
Saat ditanya tentang menghadiri konferensi krisis iklim global pada November, Morrison mengatakan kepada surat kabar West Australian,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Meretas Asa Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Potensi besar hanya akan tetap menjadi potensi bila tidak ada langkah nyata untuk mewujudkannya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya