Minggu 12 September 2021, 16:16 WIB

Polisi Afghanistan Kembali Bekerja Bersama Taliban di Bandara

Nur AivanniĀ  | Internasional
Polisi Afghanistan Kembali Bekerja Bersama Taliban di Bandara

AFP
Warga Afghanistan berada di Bandara Kabul.

 

POLISI Afghanistan di bandara Kabul telah kembali bekerja menjaga pos-pos pemeriksaan bersama keamanan Taliban untuk pertama kalinya sejak kelompok Islam itu merebut kekuasaan.

Ketika Taliban menyapu Kabul bulan lalu untuk menggulingkan pemerintah, polisi meninggalkan pos mereka, takut dengan apa yang akan dilakukan oleh kelompok tersebut.

Baca juga: Perempuan Afghanistan Beranikan Diri Bekerja lagi di Bandara

Tetapi dua petugas mengatakan mereka telah kembali bekerja pada Sabtu setelah menerima telepon dari komandan Taliban.

Pada Minggu, seorang koresponden AFP di bandara melihat anggota polisi perbatasan dikerahkan di beberapa pos pemeriksaan di luar gedung utama bandara, termasuk terminal domestik.

"Saya kembali bekerja kemarin lebih dari dua minggu setelah dipulangkan," kata salah satu anggota kepolisian kepada AFP, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Saya menerima telepon dari seorang komandan senior Taliban yang meminta saya untuk kembali," kata petugas lainnya. "Kemarin luar biasa, senang sekali bisa melayani lagi," ucapnya.

Taliban mengatakan mereka telah memberikan amnesti umum kepada semua orang yang bekerja untuk pemerintah sebelumnya, termasuk tentara, polisi, dan cabang keamanan lainnya.

Para pejabat mengatakan mereka ingin mengintegrasikan pasukan lawan, tetapi belum menjelaskan bagaimana itu akan terjadi atau bagaimana mereka akan mempertahankan aparat keamanan yang terdiri dari sekitar 600.000 orang.

Bandara Kabul rusak parah selama evakuasi yang kacau atas lebih dari 120.000 orang yang berakhir dengan penarikan pasukan AS pada 30 Agustus.

Taliban, yang menyerbu ke Kabul setelah mengusir pasukan pemerintah pada 15 Agustus, berusaha keras agar bandara ibu kota beroperasi kembali dengan bantuan teknis dari Qatar. (AFP/OL-6)

Baca Juga

AFP.

Rusia Minta AS Dekati Iran Lebih Aktif demi Kesepakatan Nuklir

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 09:40 WIB
Diskusi antara Iran dan lima negara yang tersisa yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu dimulai di Wina pada...
AFP/Thomas Coex.

Prancis akan Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 08:25 WIB
Pada Rabu, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan sumbangan dosis vaksinnya, sehingga total kontribusinya menjadi 1,1...
KENA BETANCUR / POOL / AFP

Menlu Minta Negara Lain Hapus Indonesia dari Redlist Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 25 September 2021, 18:34 WIB
Hal ini dikarenakan kasus covid-19 di Indonesia mengalami tren...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya