Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Afghanistan yang putus asa memadati bandara Kabul mencoba untuk mendapatkan penerbangan evakuasi untuk melarikan diri dari Taliban. Di saat bersamaan, para pejabat telah memperingatkan ancaman lain yaitu ISIS.
Presiden Joe Biden mengatakan ada risiko akut dan terus meningkat terkait serangan di bandara oleh cabang regional kelompok itu yang disebut Islamic State-Khorasan atau ISIS-K. Amerika Serikat, Inggris, dan Australia telah mengatakan kepada orang-orang untuk meninggalkan daerah itu ke lokasi yang lebih aman.
Beberapa bulan setelah ISIS mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014, pejuang yang memisahkan diri dari Taliban Pakistan bergabung dengan militan di Afghanistan untuk membentuk cabang regional. Mereka berjanji setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.
Kelompok itu secara resmi diakui oleh pimpinan pusat ISIS pada tahun berikutnya karena berakar di timur laut Afghanistan, khususnya Provinsi Kunar, Nangarhar, dan Nuristan. Mereka juga berhasil mendirikan sel-sel tidur di bagian lain Pakistan dan Afghanistan, termasuk Kabul, menurut pemantau PBB.
Baca juga: Negara Barat Peringatkan Ancaman Teror di Bandara Kabul
Perkiraan terbaru kekuatannya bervariasi dari beberapa ribu pejuang aktif hingga minimal 500 orang, menurut laporan Dewan Keamanan PBB yang dirilis bulan lalu. Khorasan ialah nama historis untuk wilayah tersebut yang sekarang disebut Pakistan, Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah.
Kelompok ISIS Afghanistan-Pakistan bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah membantai warga sipil di kedua negara yang menyasar masjid, tempat suci, alun-alun, bahkan rumah sakit.
Baca juga: Permusuhan ISIS terhadap Taliban
Kelompok itu secara khusus menargetkan Muslim dari sekte yang dianggap sesat, termasuk syiah. Tahun lalu, pria bersenjata mengamuk di bangsal bersalin dalam lingkungan yang didominasi syiah di Kabul. Serangan itu menewaskan 16 ibu dan calon ibu.
Di luar pengeboman dan pembantaian, IS-Khorasan telah gagal menguasai wilayah mana pun di kawasan itu. Mereka menderita kerugian besar karena operasi militer pimpinan Taliban dan AS.
Baca juga: Warga Afghanistan Diizinkan Naik Penerbangan Komersial Setelah 31 Agustus
Menurut penilaian militer AS dan PBB, setelah fase kekalahan berat ISIS-Khorasan sekarang beroperasi sebagian besar melalui sel-sel rahasia yang berbasis di atau dekat kota untuk melakukan serangan tingkat tinggi. (AFP/OL-14)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi berdarah terjadi saat Ramadan di Kabul. Serangan udara Pakistan mengenai RS Omid, menewaskan ratusan pasien yang sedang berbuka puasa dan salat.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pemerintah tetap beroperasi meskipun perang di negara itu semakin memanas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved