Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN udara mematikan Amerika Serikat pada minggu ini terhadap kelompok bersenjata pro-Iran di Irak dan Suriah memicu kekhawatiran terhadap eskalasi baru antara musuh bebuyutan itu.
Pada saat bersamaan, mereka berharap menghidupkan kembali kesepakatan 2015 mengenai program nuklir Iran yang digagalkan oleh mantan presiden AS Donald Trump. Apakah Washington dan Teheran mempertaruhkan konfrontasi baru yang eksplosif?
Iran sangat menentang pengaruh Amerika di kawasan itu sejak revolusi 1979. Maklum, pemerintahan Iran yang sekarang lahir dari penggulingan kekuasaan Shah yang didukung AS. Iran pun mendirikan republik Islam.
Krisis penyanderaan yang berlangsung lama di kedutaan Amerika di Teheran dan dukungan Washington untuk Irak dalam perang delapan tahun yang melelahkan dengan Iran semakin memperkuat persaingan mereka.
Amerika Serikat khawatir Iran akan berusaha membuat senjata nuklir. Tuduhan ini dibantah Teheran.
Invasi pimpinan AS ke Irak pada 2003, yang menggulingkan diktator Sunni Saddam Hussein, menyebabkan pengaruh besar Iran dalam politik Irak melalui partai-partai Syiah dan kelompok-kelompok bersenjata. Invasi itu juga memicu kekerasan sektarian selama bertahun-tahun di negara mayoritas Syiah itu yang berpuncak pada kebangkitan kelompok ISIS ekstremis Sunni pada 2014.
ISIS dikalahkan oleh koalisi pimpinan AS yang bekerja dengan pasukan Irak, termasuk Hashed Al-Shaabi, koalisi paramiliter yang didominasi oleh kelompok-kelompok pro-Iran. Tapi aliansi mereka berakhir dengan jatuhnya kekhalifahan ISIS. Faksi Hash sejak itu meningkatkan tuntutan untuk penarikan penuh AS dari Irak.
Politisi Irak, yang terjebak di antara Washington dan Teheran, telah mencoba untuk menyeimbangkan hubungan dengan kedua belah pihak dan memperingatkan agar negara mereka tidak menjadi arena pertarungan kekerasan.
Upaya itu gagal mencegah lonjakan besar dalam ketegangan pada akhir 2019. Ini akibat serangan AS setelah kematian seorang kontraktor sipil. Serangan itu menewaskan 25 pejuang pro-Iran yang mendorong ratusan pemprotes untuk menyerang kedutaan Amerika di Baghdad.
Kemudian pada 3 Januari tahun lalu terjadi eskalasi paling tajam. Serangan pesawat tak berawak Amerika menewaskan jenderal Iran yang dihormati Qasem Soleimani dan mantan komandan kedua Hashed Abu Mahdi al-Muhandis di dekat bandara Baghdad.
Terlepas dari serangkaian insiden yang melibatkan AS, Iran, dan sekutu masing-masing di tempat lain di kawasan itu, kedua belah pihak menghindari pertikaian militer skala penuh. Tetapi kepentingan Amerika di Irak terus menjadi sasaran serangan roket tetapi tidak pernah diklaim oleh kelompok-kelompok yang didukung Iran.
Baru-baru ini, sekutu Teheran dari Irak hingga Yaman telah menggunakan drone bersenjata buatan Iran yang mampu melakukan serangan yang lebih akurat, merusak, dan menembus pertahanan antiroket AS.
Sejak menggantikan Trump, Presiden AS Joe Biden telah meluncurkan pembicaraan tidak langsung dengan Teheran untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. Tapi dia juga telah memerintahkan serangan, termasuk serangan semalam, Senin, yang dilaporkan menewaskan sembilan pejuang pro-Iran .
Tindakan keras dari Washington itu telah mendorong retorika yang lebih tajam dari para pemimpin Hash.
Qais al-Khazali, seorang tokoh senior pro-Iran di Hashed, Selasa, memperingatkan bahwa operasi kelompoknya telah mencapai tahap baru. Ia berjanji, "Untuk membalas darah berharga pemuda kita dengan darah tentara pendudukan."
Pemerintah Irak mengecam pelanggaran terang-terangan dan tidak dapat diterima terhadap kedaulatan negaranya. Tetapi terkait Hashed, banyak yang percaya bahwa kecaman itu tidak cukup berarti.
Perdana Menteri Mustafa al-Kadhemi, yang telah lama dipandang sebagai sekutu terbaik Washington di Irak, semakin dipaksa untuk tunduk pada keinginan Hash. Dengan pemilihan umum yang mendekat pada Oktober, dia tampaknya mencari hubungan yang lebih baik dengan Iran.
Kadhemi akan segera mengunjungi Washington tetapi juga merupakan pemimpin asing pertama yang diundang ke Teheran oleh presiden baru Ebrahim Raisi, pada hari kemenangan pemilihan pertengahan Juni oleh kelompok ultrakonservatif itu.
AS, Iran, dan sekutu mereka semua telah mengeraskan retorika mereka dan terlibat dalam unjuk kekuatan. "Tidak ada pihak yang tertarik pada kebakaran besar," kata pengamat.
Washington mengambil waktu untuk menanggapi kematian dua kontraktor Amerika di Irak dalam operasi pesawat tak berawak awal tahun ini. "Tapi pemerintahan Biden dapat memilih untuk meningkatkan serangan," kata seorang diplomat Barat kepada AFP.
Dengan AS dan Iran terlibat dalam pembicaraan nuklir, "Tampaknya Biden membedakan antara negosiasi di Wina dan faksi Irak yang mencoba memberikan tekanan untuk memberi pengaruh kepada Iran," kata analis Irak, Ihsan al-Shamari.
Malik mengatakan bahwa sementara Iran mendorong milisi Irak untuk melanjutkan serangan kecil terhadap pasukan AS di Irak, Iran tidak menginginkan perang besar pada tahap ini. Juga, tampaknya jelas, tidak Amerika Serikat pula yang sekarang sedang dalam proses penarikan pasukannya dari beberapa tempat, termasuk Afghanistan dan Irak. (OL-14)
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Ketegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah AS hingga 2,35%. Trump beri tenggat waktu hingga Selasa bagi Iran untuk membuka jalur laut.
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat. RAF Inggris cegat drone Iran, sementara militer AS berhasil menyelamatkan dua personelnya dari wilayah Iran.
Ketegangan Timur Tengah memuncak. Presiden AS Donald Trump mengancam serangan besar-besaran ke Iran pada Selasa malam jika jalur pelayaran tidak segera dibuka.
Ketegangan di Selat Hormuz berlanjut. Iran mengeklaim kontrol lalu lintas kapal, sementara Uni Emirat Arab siap dukung AS amankan jalur navigasi.
Pekan Suci di Yerusalem berlangsung sepi dan penuh pembatasan akibat konflik. Simak kisah warga Kristen Palestina yang bertahan di tengah tekanan dan ancaman eksodus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved