Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak: Pernyataan Centom dan Klaim Serangan Iran

Haufan Hasyim Salengke
13/3/2026 14:42
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak: Pernyataan Centom dan Klaim Serangan Iran
Pesawat pengisian bahan bakar Angkatan Udara AS terlihat terparkir di landasan pacu bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv pada 25 Februari 2026.(Jack GUEZ/AFP)

SEBUAH pesawat pengisi bahan bakar milik Amerika Serikat (AS) jenis KC-135 dilaporkan jatuh di wilayah barat Irak, Kamis (12/3) waktu setempat. Insiden ini memicu perbedaan pernyataan yang tajam antara pihak Komando Pusat Amerika Serikat (Centom) dengan pihak Iran terkait penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Centom dalam keterangan resminya mengonfirmasi hilangnya satu unit pesawat tanker tersebut dalam sebuah insiden yang melibatkan pesawat tanker lainnya. Menurut Centom, peristiwa ini terjadi di wilayah udara yang dikategorikan aman selama berlangsungnya Operasi Epic Fury.

"Satu pesawat jatuh di Irak barat, sementara pesawat kedua berhasil mendarat dengan selamat," tulis pernyataan Centom. Meski pesawat tersebut sedang menjalankan misi dalam operasi yang berkaitan dengan Iran, Centom mengaku insiden tersebut murni kecelakaan dan bukan disebabkan oleh tembakan pihak lawan maupun tembakan kawan (friendly fire). Hingga saat ini, upaya penyelamatan masih terus diupayakan di lokasi kejadian.

Di sisi lain, klaim bertolak belakang disampaikan oleh pihak Iran. Markas Pusat Khatam al-Anbia mengeklaim bahwa jatuhnya pesawat tersebut merupakan hasil serangan langsung dari sistem pertahanan udara pasukan perlawanan Irak.

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia mengeklaim bahwa pesawat tanker AS tersebut berhasil dihantam di wilayah Irak barat hingga jatuh. Pihaknya juga menyebutkan bahwa seluruh personel yang berada di dalam pesawat tersebut tewas dalam insiden tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih dalam pemantauan ketat. Perbedaan klaim ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, di tengah meningkatnya aktivitas militer kedua belah pihak. Belum ada bukti independen yang dapat mengonfirmasi secara pasti apakah jatuhnya KC-135 disebabkan oleh kegagalan teknis atau aksi militer. (Times of Israel/Tasnim/B-)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya