Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAHANAN udara Saudi pada Sabtu (19/6) mencegat dan menghancurkan 10 pesawat tak berawak yang ditembakkan ke kerajaan oleh pemberontak Huthi di Yaman. Media pemerintah Saudi melaporkan dengan mengutip koalisi militer pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak itu.
Saudi Press Agency melaporkan bahwa tujuh drone menargetkan wilayah di selatan Arab Saudi. Tiga menargetkan wilayah Khamis Mushait serta bagian selatan dan rumah bagi instalasi militer, katanya.
"Operasi intersepsi berhasil," kata koalisi dalam pernyataan. Ia menambahkan bahwa pesawat tak berawak itu dikemas dengan bahan peledak dan tujuh jatuh di wilayah udara Yaman.
Sabtu pagi, pemberontak Huthi yang didukung Iran men-tweet bahwa satu pesawat tak berawak diluncurkan di pagi hari menuju pangkalan udara Raja Khaled di Khamis Mushait.
Perkembangan itu datang saat dorongan diplomatik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amerika Serikat, dan negara-negara regional untuk mengamankan gencatan senjata di Yaman setelah lebih dari enam tahun konflik yang menghancurkan telah gagal.
Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths pada Selasa mengatakan kepada Dewan Keamanan usahanya sendiri selama tiga tahun terakhir untuk mengakhiri perang telah sia-sia. "Dengan sangat menyesal saya melaporkan hari ini bahwa para pihak belum mengatasi perbedaan mereka," kata Griffiths.
Yaman telah dihancurkan oleh perang saudara antara pemerintah yang didukung Saudi dan Huthi yang didukung Iran sejak 2014. Jutaan warga sipil berada di ambang kelaparan, menurut PBB.
Koalisi yang dipimpin Saudi telah mengendalikan wilayah udara Yaman sejak meluncurkan kampanye militer pada 2015 untuk menopang pemerintah negara yang diakui secara internasional. Huthi telah berulang kali menuntut pembukaan kembali bandara Sanaa sebelum gencatan senjata.
"Kami telah menawarkan solusi yang berbeda untuk menjembatani posisi (pemerintah dan Huthi). Sayangnya, tidak satu pun dari saran ini yang diterima oleh para pihak," kata Griffiths, Selasa.
"Saya berharap upaya yang dilakukan oleh Oman dan lainnya setelah kunjungan saya sendiri ke Sanaa dan Riyadh akan membuahkan hasil," tambahnya merujuk pada upaya mediasi. (AFP/OL-14)
Iran bantah serang Kedubes AS di Riyadh. Pangeran Turki al-Faisal sebut konflik Iran-Israel sebagai pengalihan isu atas tindakan kriminal Israel di Palestina.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencegah wilayah Irak digunakan sebagai titik awal serangan terhadap negara-negara tetangga.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Jemaah yang bisa masuk ke kawasan Timur Tengah dikhawatirkan tidak bisa keluar dari wilayah tersebut sampai waktu yang telah ditentukan.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved