Minggu 06 Juni 2021, 16:33 WIB

Sidang GNB: Indonesia Ajak Negara ILO Pulihkan Dampak Covid-19

M. Iqbal Al Machmudi | Internasional
Sidang GNB: Indonesia Ajak Negara ILO Pulihkan Dampak Covid-19

MI/Ramdani
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Tenaga Kerja (PTM) Anggota Gerakan Non-Blok (GNB) secara virtual.

PTM Tenaga Kerja GNB membahas beberapa isu ketenagakerjaan dan kebijakan sosial serta bagaimana negara-negara menanggapi secara efektif tantangan dunia kerja yang terdampak covid-19. 

Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, menegaskan agar GNB mendesak ILO untuk memperkuat dukungannya kepada negara-negara Anggota dalam mewujudkan pemulihan dunia kerja yang terdampak covid-19. 

"GNB harus mendesak ILO memperkuat dukungan kepada anggota-anggotanya dalam mewujudkan pemulihan dampak Covid-19 terhadap dunia kerja, khususnya dalam tiga isu penting," ujar Anwar dalam keterangannya, Minggu (6/6).

Dalam paparannya, Anwar Sanusi menyebut isu pertama yang harus menjadi perhatian ILO yakni memastikan akses vaksinasi Covid-19 yang tepat waktu, terjangkau, dan adil untuk semua negara. Menurutnya, Anggota GNB harus mendesak ILO untuk memperkuat keterlibatannya dengan WHO untuk mewujudkan tujuan ini. 

"ILO harus memprioritaskan vaksinasi covid-19 bagi pekerja kesehatan dan pekerja garis depan lainnya, serta pekerja kunci dan esensial, termasuk pelaut di semua negara yang terkena dampak," kata Anwar.

Kedua, memajukan ekonomi digital untuk menciptakan kesempatan kerja sebagai sarana mengatasi ketimpangan antara negara berkembang dan negara maju. 

Baca juga : Kasus Covid-19 Menurun, India Akan Longgarkan Aturan Lockdown

"Karena itu, kami mendukung upaya GNB untuk mengatasi kesenjangan digital di antara masyarakat di dalam negeri dan antar negara, serta untuk memobilisasi peningkatan kerja sama pembangunan. Hal ini termasuk dukungan teknologi dan teknis untuk negara-negara berkembang," katanya.

Isu ketiga, lanjut Anwar Sanusi, yakni mengembangkan, menerapkan, dan mengadaptasi rencana respon dan pemulihan nasional yang berpusat pada manusia, atas permintaan Negara Anggota.

Fokus dukungan khusus harus diberikan kepada negara-negara dengan kapasitas terbatas untuk melaksanakan rencana tersebut. 

"Dukungan sebagaimana dimaksud, para pekerja di wilayah Arab yang diduduki termasuk di antara mereka yang paling rentan oleh dampak pandemi," kata Anwar Sanusi. 

Sidang GNB sendiri dipimpin oleh Menteri Tenaga Kerja dan Perlindungan Sosial Populasi Azerbaijan, Sahil Babayev yang diselenggarakan pada Jumat (4/6/2021) malam.

PTM GNB dihadiri lebih dari 120 Negara Anggota GNB, dan diwakili oleh 15 negara dalam sesi General Debate. Ke-15 negara tersebut yakni Suriah, Kuba, Venezuela, Iran, Maroko, Palestina, Bangladesh, India, Indonesia,  Malaysia, Pakistan, Belarus, Namibia, Mesir, dan Filipina. (OL-2)

 

Baca Juga

AFP/Kena Betancur

AS akan Sumbangkan Tambahan 500 Juta Dosis Vaksin Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 23 September 2021, 11:00 WIB
Sebanyak 500 juta vaksin covid-19 yang dijanjikan AS itu akan berupa vaksin Pfizer dan akan diberikan ke negara miskin dan menengah di...
AFP/Robyn Beck

AS Setujui Vaksin Pfizer Sebagai Booster untuk Lansia dan Warga Berisiko Tinggi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 23 September 2021, 11:00 WIB
Pengumuman itu membuat puluhan ribu warga AS kini berhak mendapatkan vaksin covid-19 dosis ketiga, enam bulan setelah menerima vaksin dosis...
Antara

Di Pertemuan Menlu G20, Retno Ingatkan Taliban Penuhi Janjinya

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 23 September 2021, 10:45 WIB
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertenuan G20 mengingatkan Taliban agar memenuhi janjinya untuk kemajuan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya