Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN tenaga kerja terampil di sektor perumahan mendorong kolaborasi baru antara kalangan pengembang dan institusi pendidikan vokasi. Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) menandatangani nota kesepahaman dengan LP3I Group serta Politeknik LP3I Jakarta untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dinilai lebih siap memasuki industri properti.
Penandatanganan dua nota kesepahaman tersebut berlangsung di Sekretariat DPP ASPRUMNAS di Treasury Tower, kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (5/3). Kerja sama ini mencakup sejumlah program, mulai dari magang mahasiswa di perusahaan anggota asosiasi hingga keterlibatan praktisi industri sebagai pengajar di lingkungan kampus.
Ketua Umum ASPRUMNAS Muhammad Syawali Priatna mengatakan kebutuhan tenaga kerja yang memahami sektor perumahan semakin mendesak seiring berkembangnya industri properti nasional.
"Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya strategis ASPRUMNAS untuk memastikan bahwa industri properti didukung oleh talenta-talenta muda yang kompeten dan memiliki etika kerja yang baik. Kami menyambut keluarga besar LP3I ke dalam ekosistem ASPRUMNAS untuk bersama-sama membangun hunian berkualitas bagi masyarakat Indonesia," ujar Syawali.
Dari sisi pemasaran, perubahan cara penjualan properti juga menjadi perhatian. Wakil Ketua Umum Bidang Pemasaran DPP ASPRUMNAS Rully Muliarto menilai kemampuan pemasaran digital kini menjadi kebutuhan utama bagi tenaga pemasar di sektor perumahan.
"Tantangan industri ke depan menuntut tenaga pemasar yang mampu menguasai strategi digital dan memahami berbagai skema pembiayaan rumah, baik konvensional maupun syariah. Lulusan LP3I dengan latar belakang Bisnis Digital dan Administrasi Bisnis akan memiliki peran vital dalam mempercepat penetrasi pasar anggota kami di seluruh Indonesia," kata Rully.
Kerja sama tersebut ditandatangani antara Syawali dengan Ketua Yayasan LP3I Jaenuddin Akhmad serta Direktur Politeknik LP3I Jakarta Dudi Hariyadi. Melalui skema ini, mahasiswa dari delapan kampus politeknik di Jabodetabek serta jaringan LP3I College di berbagai daerah diharapkan mendapat akses langsung ke dunia industri.
Kolaborasi antara asosiasi pengembang dan lembaga pendidikan vokasi dinilai menjadi salah satu upaya menjembatani kebutuhan tenaga profesional di sektor properti yang terus berkembang, sekaligus membuka peluang kerja bagi lulusan baru di industri perumahan nasional. (Z-10)
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
APERSI menggelar APERSI Training Center (ATC) di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kota Malang, pada Kamis (17/10).
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Irine Yusiana Roba, menilai perlu adanya perubahan regulasi untuk mengatasi maslaah transportasi umum
Sejumlah konsumen justru mengapresiasi sikap perusahaan yang memilih memprioritaskan kualitas dibandingkan dengan sekadar mengejar kecepatan pembangunan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melontarkan apresiasi sekaligus tantangan kepada para pengembang rumah subsidi.
investasi teknologi khususnya AI trennya terus meningkat di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.
Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pendidikan vokasi pertahanan harus adaptif terhadap kebutuhan negara.
Menurut data Pemerintah Provinsi Banten, tingkat pengangguran masih banyak didominasi lulusan SMK sehingga perlu penataan ulang kurikulum agar lebih relevan.
Menteri Mu’ti juga menyoroti peran pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan dinamis.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved