Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKULTAS Vokasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor, yang menaungi Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Digital, Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Bisnis Digital, serta Program Studi Sarjana Terapan Perbankan dan Keuangan Digital, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berwawasan global melalui penyelenggaraan International Guest Lecture bertema “Digital Transformation in Financial Business”.
Kegiatan ini digelar pada Rabu, 17 Desember, bertempat di Aula Gedung B IBI Kesatuan ,Bogor diikuti antusias para mahasiswa serta sivitas akademika.
Melalui keterangan resmi, Dekan Fakultas Vokasi IBI Kesatuan Dr Adil Fadilah mengutarakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri. “International Guest Lecture menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami praktik nyata dan tren global di sektor keuangan digital,” ujar Adil Fadilah.
Kuliah tamu internasional ini menghadirkan Prof. Victor Meladee-Ade, Ph.D dari Metropolitan Community College, Amerika Serikat, serta praktisi perbankan nasional Desi Karmila., SE., MM dari Departemen Head of Customer Protection Bank BNI. Diskusi dipandu oleh Dr. Adil Fadilah, S.E., M.M., Dekan Fakultas Vokasi IBI Kesatuan.
Dalam sesi pemaparan yang bertajuk Indonesia’s Digital Business, Prof. Victor Meladee-Ade mengulas dinamika transformasi digital dalam bisnis keuangan global, termasuk peran teknologi digital, fintech, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence dalam membentuk sistem keuangan masa depan.
Menurutnya, lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, Desi Karmila, menyampaikan materi “Shifting Transaction to Digital: Sektor Perbankan” yang menyoroti perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi, dari layanan konvensional menuju platform digital. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi perbankan di Indonesia didorong oleh tingginya penetrasi internet, karakteristik generasi muda yang mobile-first, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam penguatan ekosistem ekonomi digital.
Selain memperoleh wawasan akademik dan praktis, peserta kegiatan juga mendapatkan kesempatan networking internasional, serta pemahaman strategis mengenai tantangan dan peluang digitalisasi di industri keuangan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi IBI Kesatuan terus berupaya mencetak lulusan vokasi yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital dan ekonomi berbasis teknologi. (H-2)
Menurut data Pemerintah Provinsi Banten, tingkat pengangguran masih banyak didominasi lulusan SMK sehingga perlu penataan ulang kurikulum agar lebih relevan.
Menteri Mu’ti juga menyoroti peran pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan dinamis.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya mendorong kemandirian, kesiapan hidup, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Teknologi kulit, karet, dan plastik akan terus berkembang dan memerlukan tenaga pendidik yang mengikuti perkembangan inovasi.
Pelatihan pengembangan manajemen meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia.
Program yang bersifat gratis ini bertujuan mencetak pramudi profesional yang mandiri, berdaya saing, serta mengedepankan standar keselamatan dan pelayanan prima.
EDP PPM Manajemen terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi para profesional lintas industri.
LAN meluncurkan terobosan digital bernama Sibangkom yang berfungsi sebagai pintu gerbang layanan pengembangan kompetensi satu atap.
Menaker Yasserli yang hadir secra daring menyambut positif hadirnya GNIK sebagai kekuatan kolaboratif yang mampu mengakselerasi peningkatan kompetensi di berbagai sektor industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved