Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kompetensi ASN Penting Dukung Program Prioritas Pemerintah

Rahmatul Fajri
10/12/2025 17:03
Kompetensi ASN Penting Dukung Program Prioritas Pemerintah
ilustrasi.(Dok Istimewa)

MENJAWAB tantangan birokrasi di era global yang kian tak terprediksi, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menyatakan langkah transformasi besar dalam pengelolaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tidak lagi sekadar menjadi lembaga pelatihan konvensional, LAN kini memposisikan diri sebagai orkestrator dan center of excellence yang mengintegrasikan ekosistem pembelajaran ASN secara nasional.

Kepala LAN RI Muhammad Taufiq menegaskan pentinyna soal perubahan pola kerja birokrasi. Bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebagai policy anchor, LAN membangun standar dan metodologi agar pengembangan kompetensi ASN berjalan terpadu dan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

"LAN berkomitmen meninggalkan pola kerja yang terkotak-kotak. Kami siap mengambil peran sebagai center of excellence yang membangun standar, metodologi, dan orkestrasi pembelajaran ASN agar berjalan terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat," ujar Taufiq dalam diskusi mengenai Ekspose Kinerja LAN, di Jakarta, Rabu (10/12).

Sebagai wujud konkret transformasi tersebut, LAN meluncurkan terobosan digital bernama Sibangkom yang berfungsi sebagai pintu gerbang layanan pengembangan kompetensi satu atap.

Melalui platform ini, LAN memperkenalkan konsep learning marketplace dan learning wallet yang memungkinkan ASN untuk mengakses materi pembelajaran secara fleksibel.

Sistem ini menjamin pemerataan akses sehingga ASN di seluruh pelosok Indonesia memiliki kesempatan setara untuk meningkatkan hard skill seperti literasi digital dan soft skill yang humanis.

"Melalui Sibangkom dan konsep learning marketplace, kami ingin memastikan setiap ASN memiliki kesempatan setara untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja, layaknya berbelanja kebutuhan di e-commerce," jelas Taufiq.

Lebih lanjut, LAN memaparkan kurikulum ASN Corporate University telah diselaraskan untuk mendukung suksesnya program prioritas pemerintahan baru. Materi pelatihan kepemimpinan dan teknis didesain secara agile agar relevan dengan isu strategis nasional seperti pengentasan kemiskinan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga perwujudan Sekolah Unggulan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan ASN sebagai eksekutor di lapangan memiliki pemahaman tepat sasaran dalam menjalankan program-program kerakyatan tersebut.

Dalam kesempatan sama, sebagai bentuk akuntabilitas publik, LAN melaporkan realisasi anggaran 2025 yang berjalan efektif. Hingga 5 Desember 2025, realisasi anggaran LAN tercatat mencapai Rp271,9 miliar atau sebesar 82,35%, yang mencerminkan pengelolaan anggaran efisien di tengah upaya transformasi kelembagaan.

Kepala LAN pun mengajak seluruh instansi pemerintah memperkuat sinergi dalam mengawal kualitas SDM aparatur.

"Penguatan kompetensi ASN adalah kebutuhan mutlak, bukan lagi pilihan. Dengan semangat collaborate to elevate, mari kita bangun birokrasi berkelas dunia demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (Faj/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya