Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
LEMBAGA Administrasi Negara (LAN) terus memperkuat komitmen mereka dalam membangun ekosistem pembelajaran aparatur sipil negara yang berkualitas, tidak hanya di dalam negeri namun juga dalam lingkup regional. Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN, LAN dengan Institutu Nasional Administrasaun Publika (INAP), Timor Leste, di Ruang Rapat Pimpinan, Kantor LAN, Jalan Veteran No 10, Rabu (17/7).
Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) antara LAN dan National Institute of Public Administration Timor-Leste concerning Research, Education and Training in the Field of Public Administration yang telah disepakati sejak 15 Agustus 2008 lalu. Kini, kerja sama itu diperluas dan difokuskan pada penguatan penjaminan mutu dalam proses pendidikan dan pelatihan aparatur sipil.
Dalam sambutannya, Kepala LAN Muhammad Taufiq., menyambut baik kerja sama ini dan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan teknis dan asistensi bagi INAP dalam upaya memajukan sistem pendidikan dan pelatihan bagi aparatur negara di Timor Leste.
“Kolaborasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Indonesia dalam berbagi praktik baik di bidang administrasi publik terutama dalam mengembangkan kapasitas sumber daya aparatur di Timor Leste,” ujarnya.
Senada dengan Kepala LAN, Direktur Jenderal INAP, Policarpo Amilcar Boavida, mengapresiasi LAN yang selama ini telah bersedia memberikan dukungan dan pendampingan terhadap INAP Timor Leste, serta berharap kerjasama ini dapat terus dilanjutkan sebagai upaya memperkuat tata kelola kualitas pelatihan pegawai dan membangun sistem penjaminan mutu pelatihan yang andal dan akuntabel di Timor Leste.
Ia juga memaparkan sejumlah ruang lingkup kerja sama yang akan dijalankan, diantaranya pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) dalam penyelenggaraan penjaminan mutu pengembangan kapasitas dan pembelajaran, penyusunan kebijakan penyelenggaraan penjaminan mutu.
Selain itu juga terkait, uji coba pelaksanaan akreditasi bagi institusi pelatihan, pendampingan teknis dalam proses akreditasi, serta pengembangan program bersama di bidang peningkatan kualitas pembelajaran ASN.
Sementara itu, Sekretaris Utama LAN Andi Taufik, dalam kesempatan itu. juga menyampaikan LAN sebagai instansi pemerintah diamanatkan oleh Undang-undang sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam mengembangkan seluruh ASN di Indonesia yang saat ini telah mencapai 5,2 juta pegawai, dapat menjadi rujukan bagi INAP dalam membangun pelatihan yang modern yang berbasis digital.
Selain itu juga LAN dapat memberikan asistensi untuk melaksanakan akreditasi lembaga pelatihan, penyusunan kurikulum, serta pengembangan kapasitas SDM pengajar.
Dalam kesempatan itu juga, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN, Army Winarty, memaparkan mengenai pengembangan kapasitas dan pembelajaran aparatur, proses akreditasi lembaga pelatihan serta evaluasi program pelatihan di setiap lembaga pelatihan.
“Melalui kerja sama strategis ini, LAN Indonesia dan INAP Timor Leste meneguhkan komitmen untuk bersama-sama mendorong terciptanya birokrasi yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing di kawasan Asia,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Penjaminan Mutu dan Pengembangan Kapasitas, Erfi Muthmainah, Direktur Penjaminan Mutu Pembelajaran, Meita Ahadiayati, dan Kepala Biro Hukum, Organisasi dan SDM, Tri Atmojo Sejati. (Z-1)
INDONESIA sebagai negara demokrasi terus berupaya menjalankan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berpihak kepada rakyat.
Kegiatan ini digelar untuk menyoroti ketimpangan akses dan kualitas layanan kesehatan antarwilayah di Indonesia, yang dinilai masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan nasional.
Menurut Rico tantangan terbesar dalam penegakan hukum pemberantasan korupsi itu mencakup rendahnya efektivitas kinerja lembaga penegak hukum.
Tahukah Anda, kini dalam pembangunan sektor-sektor ekonomi, terdapat istilah untuk membedakannya, mulai ekonomi hijau, biru, oranye, serta kuning.
Soal durasi cuti bersama, 60,8% responden menyatakan sudah cukup; 37,6% menyatakan terlalu pendek dan 1,6% menyatakan terlalu panjang.
BKD Sulsel redistribusi 800 tenaga kesehatan ke 7 rumah sakit daerah untuk optimalkan SDM dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh Sulawesi Selatan.
PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) kembali mencatatkan prestasi membanggakan.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
DIREKTUR SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal Abdullah, mengatakan, upaya untuk meningkatkan layanan BPJS Kesehatan tidak bisa jika hanya mengandalkan teknologi.
Industri Pertahanan Sudah Mumpuni, tapi Teknologi Kunci Masih Jadi PR
Pentingnya peran pengusaha muda dalam menciptakan ekosistem ekonomi baru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved