Selasa 27 April 2021, 06:26 WIB

Obama Desak Dunia untuk Lawan Junta Myanmar

Nur Aivanni | Internasional
Obama Desak Dunia untuk Lawan Junta Myanmar

AFP/Elijah Nouvelage
Mantan Presiden AS Barack Obama

 

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Senin (26/4), mendesak semua negara untuk berdiri teguh melawan junta militer Myanmar, menyuarakan solidaritas dengan para pengunjuk rasa demokrasi, dan memperingatkan ancaman negara gagal.

"Perhatian dunia harus tetap pada Myanmar, di mana saya dikejutkan oleh kekerasan yang memilukan terhadap warga sipil dan terinspirasi oleh gerakan nasional yang mewakili suara rakyat," kata Obama.

"Upaya militer yang tidak sah dan brutal untuk memaksakan kehendak setelah satu dekade kebebasan yang lebih besar jelas tidak akan pernah diterima rakyat dan tidak boleh diterima dunia yang lebih luas," lanjutnya dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Pengamat : Pertemuan ASEAN Cukup Menekan Junta Myanmar

Obama mendukung upaya AS di bawah Presiden Joe Biden dan negara-negara lain untuk "membebankan biaya pada militer" dalam upaya memulihkan demokrasi.

"Tetangga Myanmar harus mengakui bahwa rezim pembunuh yang ditolak oleh rakyat hanya akan membawa ketidakstabilan yang lebih besar, krisis kemanusiaan, dan risiko negara gagal," katanya.

Dia berbicara setelah KTT ASEAN di Jakarta yang mengundang ketua junta Min Aung Hlaing, dengan tuan rumah Indonesia mendesak diakhirinya kekerasan.

Pada 1 Februari, militer Myanmar menggulingkan pemerintah terpilih dan menangkap pemimpin demokrasi Aung San Suu Kyi. Militer menindak keras aksi protes demokratis sehingga menewaskan lebih dari 700 orang. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Jack Guez.

Menhan Israel akan Bahas Spyware Pegasus dengan Prancis

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:05 WIB
Ada sejumlah topik yang akan dibahas, seperti krisis di Libanon, negosiasi nuklir dengan Iran, dan malware Pegasus yang dibuat oleh...
STR / AFP

Junta Myanmar Batalkan Hasil Pemilu yang Menangkan Partai Suu Kyi

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Juli 2021, 16:10 WIB
Investigasi telah mengungkap lebih dari 11 juta kasus kecurangan dalam pemilihan di mana Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Suu Kyi...
AFP/Saeed Khan.

Varian Delta Terkendali, Melbourne akan Cabut Lockdown

👤 Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Juli 2021, 13:17 WIB
Setidaknya selama dua minggu, masyarakat tidak dapat mengundang tamu ke rumah mereka dan jumlah orang dalam pertemuan di luar ruangan akan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya