Kamis 15 April 2021, 08:27 WIB

Turki Sebut AS Batalkan Pengerahan Dua Kapal Perang ke Laut Hitam

Nur Aivanni | Internasional
Turki Sebut AS Batalkan Pengerahan Dua Kapal Perang ke Laut Hitam

AFP
Ilustrasi kapal perang

 

AMERIKA Serikat membatalkan rencana penempatan dua kapal perang minggu ini ke Laut Hitam. Hal itu disampaikan oleh pejabat dan media Turki pada Rabu di tengah ketegangan yang tinggi antara Rusia dan Ukraina.

Sumber diplomatik Turki mengatakan perjalanan kapal pertama melalui Bosphorus yang dijadwalkan pada hari Rabu tidak terjadi.

Kantor berita negara Anadolu mengatakan kedua penempatan, yang dijadwalkan pada Rabu dan Kamis, telah dibatalkan. Ankara belum diberitahu tentang kemungkinan penjadwalan ulang.

Pekan lalu, Turki mengumumkan telah diinformasikan melalui saluran diplomatik bahwa dua kapal perang AS akan melewati Laut Hitam dan tetap berada di wilayah tersebut hingga 4 Mei. Namun, tidak ada konfirmasi dari Washington baik tentang penempatan kapal perang maupun pembatalannya tersebut.`

Washington diharuskan memberi tahu Ankara setidaknya 15 hari sebelum mengirim kapal perang melalui selat Bosphorus dan Dardanelles di bawah ketentuan Konvensi Montreux 1936. Ketentuan perjanjian tersebut memungkinkan kapal perang asing untuk berada di Laut Hitam selama 21 hari.

Baca juga:  Turki dan Uni Eropa Saling Tuding dalam Insiden Sofagate

Kapal Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di wilayah tersebut untuk mendukung Ukraina, yang memerangi pasukan yang didukung Rusia di bagian timurnya sejak revolusi 2014 menggulingkan pemimpin pro-Moskow di Kiev. Rusia mencaplok semenanjung Krimea Ukraina sekitar waktu yang sama, yang membuat konfrontasi dengan Barat yang masih ada hingga hari ini.

Pengumuman minggu lalu tentang penempatan kapal perang AS datang ketika ketegangan antara Moskow dan Kiev meningkat karena peningkatan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. Pengerahan pasukan tersebut terjadi karena adanya insiden baru antara pasukan Kiev dan separatis pro-Rusia di timur Ukraina.

Adapun berita tentang pembatalan penempatan kapal perang AS datang sehari setelah Presiden AS Joe Biden berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Selama percakapan itu, menurut Gedung Putih, Biden mengusulkan untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Putin di negara netral dan meminta Rusia untuk mengurangi ketegangan.(AFP/OL-5)

 

Baca Juga

euractiv.com

Polandia Temukan Tiga Kasus Pertama Varian Covid-19 Asal Brasil

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:02 WIB
Otoritas memperketat aturan karantina pada Mei bagi mereka yang tiba dari Brasil, India, dan Afrika Selatan setelah kasus varian COVID-19...
aljazeera.com

Saksi Gambarkan Ngerinya Kecelakaan Kereta Api Metro di Meksiko

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 21:38 WIB
Kereta api metro itu jatuh ke jalanan yang berada di bawah jalur kereta metro, dan menewaskan 25...
hilip FONG / AFP

Tiongkok Kecam Pernyataan G7 yang Dukung Taiwan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 06 Mei 2021, 19:25 WIB
G7 menganggap Tiongkok bersalah atas pelanggaran hak asasi manusia dan menggunakan pengaruh ekonominya untuk menggertak orang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya