Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN Amerika Serikat (AS) dan Ukraina mengakhiri putaran kedua perundingan mereka di Arab Saudi.
Pertemuan itu membahas kemungkinan gencatan senjata di Laut Hitam dan kesepakatan untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi. Diskusi terakhir, yang menyusul pertemuan AS-Rusia di Riyadh diadakan secara tertutup.
Tidak ada rincian laporan lebih jauh yang diungkapkan.
Delegasi Ukraina dipimpin oleh Wakil Kepala Kantor Kepresidenan Pavlo Palisa, demkian kantor media Ukrinform melaporkan.
Pada Minggu lalu, pejabat AS dan Ukraina bertemu di Riyadh untuk membahas keamanan fasilitas energi dan infrastruktur. Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov menggambarkan diskusi tersebut sebagai hal yang produktif dan terfokus.
Selain itu, delegasi AS dan Rusia pada hari Senin mengadakan pembicaraan tertutup di Arab Saudi ketika para wartawan diminta meninggalkan lokasi Hotel The Ritz-Carlton, tempat pertemuan itu berlangsung.
Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, diskusi tersebut juga membahas inisiatif gandum Laut Hitam untuk memastikan keamanan maritim.
Setelah pembicaraan AS-Rusia, sebuah sumber mengatakan bahwa delegasi Ukraina memutuskan untuk tetap berada di Arab Saudi selama satu hari tambahan untuk mengadakan diskusi lebih lanjut dengan pejabat AS.
Menurut Bloomberg, pembahasan difokuskan pada usulan gencatan senjata selama 30 hari di wilayah tersebut.
Pertemuan tersebut terjadi hanya satu hari setelah pejabat Kremlin dan Gedung Putih bertemu selama 12 jam untuk membahas isu-isu keamanan utama, sementara Moskow menolak untuk membagikan hasil spesifik dari pembicaraan tersebut.
"Hasil pembicaraan antara Rusia dan Amerika Serikat di Riyadh telah dilaporkan ke Moskow dan Washington," kata juru bicara Kremlin Peskov kepada RIA Novosti.
Sedang dianalisis
Ia mengatakan bahwa hasil pembicaraan tersebut saat ini sedang dianalisis, seraya menambahkan bahwa isinya tentu saja tidak akan dipublikasikan, karena kontak tersebut bersifat teknis.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina dan Amerika Serikat akan bertemu lagi setelah pembicaraan 12 jam terakhir antara AS dan Rusia di Arab Saudi.
Dengan para negosiator Ukraina menunggu di dekatnya, sehari setelah mereka duduk bersama tim Trump, AS dan Rusia, bertemu di Riyadh dengan pembahasan gencatan senjata Laut Hitam sebagai agenda utama.
Presiden AS Donald Trump mendorong agar perang tiga tahun ini segera berakhir dan berharap putaran perundingan terakhir akan membuka jalan dan menghasilkan terobosan baru.
Berbicara dalam pidato malamnya pada hari Senin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebutkan bahwa ia telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Rustem Umerov, yang telah terlibat aktif dalam perundingan tersebut.
"Kemarin, telah terjadi pertemuan dengan tim Amerika. Hari ini, perwakilan AS bertemu dengan pejabat Rusia yang terlibat dalam perang. Setelah itu, tim Ukraina dan Amerika bertemu lagi. Saya berharap ada informasi terbaru segera,” kata Zelensky.
Rugikan Ukraina
Ia menuduh Rusia memperpanjang perang dan merugikan Ukraina serta masyarakat internasional.
“Untuk mendorong Rusia menuju perdamaian, kami membutuhkan tindakan yang kuat. Kami mendukung setiap inisiatif kuat yang membuat diplomasi lebih efektif. Ini termasuk sanksi, dukungan untuk Ukraina, dan koordinasi internasional," ucapnya.
Media pemerintah Rusia RIA Novosti melaporkan bahwa pembicaraan AS-Rusia berakhir setelah lebih dari 12 jam. Pernyataan bersama dari kedua negara diharapkan akan segera dipublikasi.
Pada 23 Maret lalu, sehari sebelum pembicaraan dengan perwakilan Rusia, delegasi Trump bertemu dengan tim Ukraina di Arab Saudi.
Awalnya, laporan mengatakan bahwa diskusi difokuskan pada serangan terhadap infrastruktur energi, tetapi laporan selanjutnya mengungkapkan bahwa gencatan senjata sebagian di laut juga dibahas. Zelensky menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai pembicaraan yang konstruktif dan bermanfaat. (Fer/I-1)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
RUSIA mengancam akan mewujudkan kiamat jika Donald Trump menepati janjinya merebut Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved