Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bertemu mitranya dari Pakistan di Islamabad, Rabu (7/4), untuk membicarakan proses perdamaian Afghanistan yang mandek mengingat kedua negara memiliki sejarah keterlibatan yang panjang.
Kunjungan itu pertama kalinya dilakukan oleh seorang menlu Rusia dalam sembilan tahun terakhir, dan terjadi di saat sensitif bagi Afghanistan karena pembicaraan damai hanya mencatat kemajuan kecil sementara Amerika Serikat (AS) telah menetapkan tenggat waktu untuk menarik pasukannya dari negara itu. "(Pakistan dan Rusia) berbagi posisi yang sama dalam beberapa isu ... termasuk perdamaian dan stabilitas di Afghanistan," kata Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmoud Qureshi di Twitter setelah pertemuan mereka.
Kedua menteri juga membahas hubungan ekonomi, energi, dan kerja sama kontra terorisme, dan kemajuan proyek pipa gas besar.
Lavrov juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Imran Khan, kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan.
Pada 1980-an, Pakistan dan AS adalah pendukung utama pejuang Islam yang berperang menduduki pasukan Soviet.
Sekarang, Rusia prihatin tentang ketidakstabilan Afghanistan yang meluas ke Asia tengah karena AS berusaha melepaskan diri dari perang di Afghanistan melawan Taliban, yang selama bertahun-tahun dituduh didukung oleh Pakistan---namun Pakistan membantahnya.
Rusia menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang Afghanistan di Moskow bulan lalu di mana para peserta, termasuk AS, China dan Pakistan, mengeluarkan pernyataan yang menyerukan pihak Afghanistan yang bertikai untuk mencapai kesepakatan damai dan menahan kekerasan.
"Perhatian bersama (kami) adalah situasi di Afghanistan," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan pada Rabu, tentang kunjungan Lavrov ke Pakistan.
"Kami menantikan temuan awal dari solusi konstruktif untuk mengakhiri perang saudara di Republik Islam Afghanistan melalui kesepakatan tentang pembentukan pemerintahan inklusif dengan partisipasi gerakan Taliban," demikian keterangan tersebut.
AS menandatangani perjanjian dengan Taliban tahun lalu yang mengizinkannya untuk menarik pasukannya dengan imbalan jaminan Taliban untuk mencegah terorisme internasional.
Tetapi pertempuran antara pemerintah Afghanistan yang didukung AS dan Taliban masih berkecamuk.
AS mendorong pemerintah sementara Afghanistan antara kedua belah pihak saat tenggat waktu 1 Mei mendekat, untuk menarik pasukannya berdasarkan pakta tersebut.
Presiden AS Joe Biden mengatakan tenggat waktu itu akan sulit dipenuhi meskipun Taliban mengancam akan melakukan lebih banyak kekerasan jika tidak. (Ant/OL-12)
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 500 terluka setelah gempa 6,3 SR mengguncang Mazar-e-Sharif, Afghanistan Utara.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-i-Sharif. USGS memperingatkan potensi korban jiwa ratusan dan kerusakan meluas.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved