Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penyelamat Taiwan masih berusaha untuk mengeluarkan tubuh terakhir penumpang dari puing-puing kecelakaan kereta api yang terjadi Jumat (2/4) lalu.
Sebanyak 50 orang telah dipastikan meninggal dunia setelah sebuah kereta ekspres yang membawa hampir 500 penumpang beserta awak menabrak sebuah truk di dekat kota timur Hualien hingga menyebabkannya tergelincir dan bagian depannya hancur.
Ini adalah kecelakaan kereta api terburuk di wilayah tersebut dalam tujuh dekade.
Truk meluncur di jalan miring dari lokasi bangunan ke rel di luar terowongan. Para pejabat mencurigai rem truk tidak dipasang dengan benar oleh pengemudinya dan sedang menyelidiki pengelola situs tersebut.
Departemen Pemadam Kebakaran Hualien mengatakan bahwa jenazah yang tersisa terperangkap di bawah kereta bogie seberat 15 ton, sasis tempat as dan roda dipasang. Tidak ada detail tentang identitas penumpang.
"Penyelamatan itu sulit, dan kami sedang mendiskusikan bagaimana mengatasi kesulitan ini, sehingga waktu yang dibutuhkan mungkin tertunda," kata departemen itu.
Menteri Transportasi Taiwan Lin Chia-lung mengatakan pada Minggu (4/4) malam bahwa dia bertanggung jawab atas kecelakaan itu dan akan mundur setelah pekerjaan penyelamatan dan pemulihan awal selesai.
Para korban termasuk dua warga Amerika dan satu warga negara Prancis.
Pemerintah Taiwan telah menjanjikan kompensasi dan mengatakan akan melakukan apa saja untuk membantu para penyintas dan kerabat mereka, termasuk mengoordinasikan sumbangan publik.
Bagian jalur yang rusak diperkirakan tidak akan dibuka kembali hingga paling cepat 20 April, meskipun lalu lintas kereta api terus berlanjut di jalur paralel yang melewati terowongan lain dan tidak terpengaruh oleh kecelakaan tersebut.
Kecelakaan itu terjadi pada awal akhir pekan yang panjang untuk Hari Penyapuan Makam tradisional, ketika orang-orang pulang ke rumah untuk merawat kuburan keluarga.
Taiwan tidak memiliki batasan perjalanan domestik, karena pandemi Covid-19 terkendali dengan baik, dengan hanya 40 kasus aktif di rumah sakit.
Kecelakaan kereta api terparah di Taiwan terjadi pada tahun 1948, dengan 64 orang diperkirakan tewas dalam kebakaran. (Aiw/CNA/OL-09)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan selama perjalanan mudik
KAI juga menginformasikan masih tersedianya tiket dengan tarif diskon 30 persen untuk periode keberangkatan 20–29 Maret 2026.
Penjualan tiket kereta api selama masa Angkutan Lebaran juga menunjukkan tren peningkatan. Hingga Minggu (15/3) sore atau H-6 Lebaran, tiket yang telah terjual mencapai 214.624 tiket.
Di Stasiun Pasar Senen, Minggu (15/3) malam, antrean penumpang terlihat mengular di area pemeriksaan tiket dan pintu masuk peron.
Dengan penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan terdapat 69 perjalanan KA yang mendapatkan diskon tiket promo ini di wilayah Daop 4 Semarang.
MEMASUKI H-4 Lebaran 2026, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Brebes, Jawa Tengah.
Kunci utama perjalanan aman di jalur Puncak adalah kesiapan kendaraan. Mengingat kontur geografis Puncak yang ekstrem, kondisi mesin dan pengereman tidak bisa ditawar.
Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus, mobil dan truk tersebut mengakibatkan arus mudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mengalami kemacetan.
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Sebuah lelucon siswa SMA di Georgia berubah menjadi duka. Jason Hughes, seorang guru populer, tewas terlindas secara tak sengaja saat mencoba mengejutkan siswanya.
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 93B, Kamis (5/3/2026). Dua orang tewas akibat truk kontainer rem blong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved