Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Tragedi Prank Tisu Toilet Berujung Maut, Guru di Georgia Tewas Terlindas Mobil Siswanya

Thalatie K Yani
10/3/2026 08:32
Tragedi Prank Tisu Toilet Berujung Maut, Guru di Georgia Tewas Terlindas Mobil Siswanya
Sebuah lelucon siswa SMA di Georgia berubah menjadi duka. Jason Hughes, seorang guru populer, tewas terlindas secara tak sengaja saat mencoba mengejutkan siswanya.(CBS)

SEBUAH lelucon yang direncanakan sekelompok siswa SMA di Georgia, Amerika Serikat, berakhir dengan tragedi memilukan. Jason Hughes, 40, seorang guru yang sangat dihormati di wilayah tersebut, tewas secara tidak sengaja setelah terlindas mobil salah satu siswanya di depan rumahnya sendiri.

Insiden ini bermula ketika para siswa mendatangi kediaman Hughes untuk melakukan aksi jahil (prank) dengan melemparkan gulungan tisu toilet ke pepohonan di halaman rumah sang guru. Mengetahui rencana tersebut, Hughes berniat keluar rumah untuk memberikan kejutan balik kepada murid-muridnya.

Namun, situasi berubah mencekam ketika Hughes terpeleset dan jatuh di permukaan tanah yang licin akibat hujan. Di saat yang sama, para siswa yang panik mencoba melarikan diri dari lokasi menggunakan dua mobil terpisah. Dalam kekalutan tersebut, salah satu mobil tanpa sengaja melindas Hughes yang sedang terjatuh.

Dukungan Keluarga untuk Para Siswa

Pihak berwenang telah mengidentifikasi pengemudi mobil tersebut sebagai Jayden Ryan Wallace, 18. Wallace kini menghadapi dakwaan pembunuhan dengan kendaraan (vehicular homicide). Selain itu, ia dan empat siswa lainnya yang juga berusia 18 tahun didakwa atas tuduhan pelanggaran hukum wilayah pribadi dan membuang sampah sembarangan.

Meski kehilangan sosok suami, Laura Hughes, yang juga rekan sejawat suaminya di sekolah yang sama, menunjukkan ketegaran luar biasa. Ia menyatakan suaminya sebenarnya mengetahui rencana prank tersebut dan "merasa bersemangat serta sedang menunggu untuk menangkap basah aksi mereka."

Keluarga Hughes secara tegas meminta agar seluruh dakwaan terhadap para siswa tersebut dibatalkan.

"Ini adalah tragedi yang mengerikan, dan keluarga kami bertekad untuk mencegah terjadinya tragedi terpisah yang dapat merusak kehidupan para siswa ini," ujar Laura Hughes dalam pernyataannya kepada The New York Times. "Hal tersebut akan bertentangan dengan dedikasi seumur hidup Jason dalam membimbing kehidupan anak-anak ini."

Sosok Guru yang Dicintai

Berdasarkan keterangan kantor sheriff setempat, Wallace dan dua siswa lainnya sempat berhenti untuk memberikan bantuan sebelum petugas medis tiba dan membawa Hughes ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa sang guru tidak tertolong.

Juru bicara distrik sekolah Hall County menggambarkan sosok almarhum sebagai pendidik yang luar biasa. "Ia akan dikenang sebagai guru, mentor, dan pelatih yang penuh semangat, yang dicintai serta dihormati oleh siswa maupun rekan kerja," ungkapnya kepada media lokal WXIA.

Saat ini, sebuah monumen peringatan telah didirikan oleh anggota komunitas di depan sekolah tempat Hughes mengajar dan melatih sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang guru yang mendedikasikan hidupnya untuk generasi muda. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya