Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Pergerakan Tinggi, KAI Catat 174.198 Pelanggan KA Jarak Jauh Bepergian Hari ini

Naufal Zuhdi
21/3/2026 19:59
Pergerakan Tinggi, KAI Catat 174.198 Pelanggan KA Jarak Jauh Bepergian Hari ini
Ilustrasi(Doc KAI)

PERGERAKAN pelanggan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih terpantau tinggi. Pada hari ini, (21/3), sebanyak 174.198 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 108,1%. Jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan selama perjalanan mudik, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan tingginya mobilitas pelanggan perlu diimbangi dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap barang pribadi agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

“Di tengah tingginya mobilitas pada masa angkutan Lebaran, pelanggan kami imbau untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaannya, terutama barang berharga, agar tidak tertinggal maupun tertukar,” ujar Anne.

KAI, lanjut Anne, terus memperkuat layanan penanganan barang tertinggal atau hilang (Lost and Found) di stasiun maupun di atas kereta. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan selama perjalanan.

Sebagai informasi, pada Januari 2026, jumlah barang temuan di stasiun dan kereta api tercatat sebanyak 2.038 barang dengan estimasi nilai mencapai Rp1.404.815.000.

Jumlah tersebut meningkat pada Februari 2026 menjadi 3.578 barang dengan estimasi nilai mencapai Rp2.805.671.000. Dari total barang temuan pada Februari, sebanyak 863 di antaranya merupakan barang berharga, seperti telepon genggam, tablet, dan perhiasan.

Anne menjelaskan, setiap barang yang ditemukan petugas di stasiun maupun kereta api akan diumumkan melalui pengeras suara. Apabila belum diambil, barang tersebut akan diamankan dan didata secara rinci dalam sistem Lost and Found.

“Kami mengutamakan akurasi data dan keamanan barang. Setiap item diperiksa, didata, dan disimpan sesuai prosedur agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya dengan tepat,” jelas Anne.

Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang, KAI mengimbau agar segera melapor kepada kondektur, petugas keamanan, atau petugas layanan Lost and Found di stasiun tujuan.

Pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon 121 atau WhatsApp 0811-1211-1121 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Selain menjaga barang bawaan, pelanggan juga diimbau untuk menyimpan barang berharga di tempat yang mudah diawasi, tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, serta memastikan kembali seluruh bawaan sebelum turun dari kereta api maupun meninggalkan area stasiun.

“KAI berharap tingginya pergerakan pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026 dapat tetap berlangsung tertib, aman, dan nyaman, seiring meningkatnya kesadaran pelanggan dalam menjaga barang bawaan masing-masing,” tutup Anne. (Fal)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik