Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Puncak Kedatangan Penumpang Terjadi di Wilayah Daop 5 Purwokerto

Lilik Darmawan
19/3/2026 20:51
Puncak Kedatangan Penumpang Terjadi di Wilayah Daop 5 Purwokerto
Ilustrasi(MI/LILIK DARMAWAN)

ARUS mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah mengalami lonjakan signifikan. Pada Kamis (19/3/2026), jumlah kedatangan penumpang tercatat mencapai 34.221 orang, menjadi angka tertinggi sementara selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat sudah terlihat dari pemesanan tiket yang terus meningkat. Hingga saat ini, sebanyak 243.777 pelanggan telah memesan tiket untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari selama masa Angkutan Lebaran.

“Kami berupaya memberikan layanan perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan selama periode mudik,” ujarnya.

Sementara itu, puncak arus keberangkatan dari wilayah Daop 5 diperkirakan terjadi pada 23 hingga 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang yang berangkat diprediksi mendekati 27.000 orang per hari. Angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

KAI juga menginformasikan masih tersedianya tiket dengan tarif diskon 30 persen untuk periode keberangkatan 20–29 Maret 2026. Tercatat masih ada sekitar 4.636 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam program stimulus tersebut.

Tingginya angka kedatangan penumpang menunjukkan wilayah Daop 5 Purwokerto tetap menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk merayakan Lebaran.

Seiring peningkatan jumlah penumpang, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan serta tidak meninggalkan barang di stasiun maupun di dalam kereta. Pelanggan juga disarankan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau ketersediaan tiket secara real time.

Selain itu, masyarakat diminta merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan baik, termasuk mengantisipasi potensi kemacetan dan cuaca. Penumpang diharapkan sudah tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami terus mengingatkan pentingnya keselamatan dan ketertiban bersama agar perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman,” kata As’ad. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik