Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN AS Joe Biden berjanji bahwa 200 juta dosis vaksin covid-19 akan diberikan dalam 100 hari pertamanya menjabat. Atau dua kali lipat dari target sebelumnya 100 juta dosis vaksin covid-19. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers Kamis (25/3). Pengadaan vaksin sampai 200 juta dosin dalam 100 hari diitargetkan sampai akhir April.
"Saya tahu itu ambisius, dua kali lipat dari tujuan awal kami," kata Biden. "Tetapi tidak ada negara lain di dunia yang bahkan mendekati dan bahkan tidak mendekati dengan apa yang kita lakukan, dan saya yakin kita bisa melakukannya," tegasnya.
baca juga: Jumlah Total Kasus Covid-19 di AS Lampaui 30 Juta
Amerika Serikat di bawah Biden secara dramatis meningkatkan distribusi vaksin yang dikembangkan selama kepresidenan Donald Trump. Biden juga mendukung pemulihan ekonomi yang saat ini terpuruk, dengan meningkatnya pengangguran dan membengkaknya biaya rawat inap selama pandemi. (AFP/OL-3)
Menlu Turki Hakan Fidan sebut Israel hambatan terbesar damai di Timur Tengah. Israel dinilai manfaatkan politik AS untuk agenda strategis dan perpanjang instabilitas.
Jutaan warga AS gelar protes 'No Kings' jilid III untuk lawan gaya kepemimpinan otoriter Donald Trump dan menuntut penghentian perang dengan Iran yang kian memanas.
Kapal induk USS Gerald R. Ford bersandar di Kroasia untuk perbaikan darurat usai insiden kebakaran di Laut Merah yang melukai kru dan merusak fasilitas internal kapal.
Di tengah serangan AS-Israel, Washington membuka peluang negosiasi dengan Iran. Trump dorong kesepakatan damai segera tercapai.
Serangan rudal dan drone Iran hantam Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, melukai 10 tentara AS dan merusak sejumlah pesawat pengisi bahan bakar strategis.
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved