Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan akan sulit memenuhi tengat untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan pada 1 Mei seperti yang disepakati antara pemerintahan Donald Trump dengan kelompok Taliban.
Kelompok Taliban, selama ini, memenuhi komitmen mereka untuk tidak menyerang pasukan AS atau pasukan AS lain sejak mencapai kesepakatan pada Februari lalu.
"Hal itu bisa saja terjadi namun sulit," ujar Biden ketika ditanya soal tenggat itu dalam sebuah wawancara televisi. "Saya tengah dalam proses membuat keputusan pada saat ini."
Baca juga: PBB Minta Kumpulkan Bukti Dokumenter Kejahatan Militer Myanmar
Kelompok Taliban langsung bereaksi terhadap pernyataan Biden dengan seorang juru bicara mengatakan akan ada konsekuensi jika AS tidak memenuhi janji menarik seluruh pasukan mereka dari Afghanistan.
AS dijadwalkan menarik seluruh personel militer mereka dari Afghanistan pada 1 Mei berdasarkan kesepakatan dengan kelompok Taliban yang sepakat menggelar perundingan damai dengan pemerintahan Presiden Ashraf Ghani. (AFP/OL-1)
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved