Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH AS memperkirakan dapat mulai memberi vaksin covid-19 pada anak-anak yang lebih tua pada musim gugur dan yang lebih muda pada akhir tahun atau awal 2022.
Vaksinasi massal anak-anak usia sekolah akan memungkinkan mereka untuk lebih cepat ke pembelajaran tatap muka dan meringankan beban jutaan orangtua yang merawat mereka di rumah.
Pembukaan kembali sekolah sangat bervariasi di seluruh negeri, dengan beberapa sekolah swasta dan agama dibuka sebelum sekolah umum dan guru di beberapa daerah memprotes pemulangan lebih awal.
Tetapi keputusan hari Sabtu oleh Badan Makanan dan Obat-Obatan AS untuk memberikan otorisasi penggunaan darurat bagi vaksin dosis tunggal baru dari Johnson & Johnson telah meningkatkan prospek pembukaan kembali lebih awal.
"Kami sekarang memiliki tiga vaksin yang benar-benar manjur," kata Fauci.
Untuk saat ini, tidak satu pun dari tiga vaksin resmi di AS, termasuk Pfizer-BioNTech dan Moderna telah diberikan izin untuk diberikan pada anak di bawah 16 tahun. Tetapi uji coba pada anak-anak sedang dilakukan.
“Anak-anak di sekolah menengah, kira-kira berusia 14-18 tahun di Amerika Serikat, seharusnya bisa mendapatkan vaksin pada musim gugur ini," tuturnya.
"Saya tidak yakin persis pada hari pertama sekolah dibuka, tapi cukup dekat dengan itu," imbuhnya.
Baca juga: Amerika Serikat Janjikan Dana US$4Miliar Dukung Vaksinasi Global
Fauci menjelaskan data tentang keamanan dan kemanjuran vaksin untuk anak-anak di sekolah dasar atau menengah, biasanya berusia antara lima dan 13 tahun di Amerika Serikat, masih dikumpulkan.
“Jadi secara realistis mereka banyak yang tidak dapat menerima vaksin sampai akhir 2021 atau awal 2022,” ungkap Fauci.
Anak-anak dan remaja lebih jarang terinfeksi virus daripada orang dewasa, dan pembelajaran tatap muka di sekolah belum dikaitkan dengan penularan komunitas yang substansial.
Dengan covid-19 yang masih melanda AS, sekitar setengah dari siswa saat ini bersekolah secara langsung.
Awal bulan ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengeluarkan pedoman baru yang mendesak sekolah untuk dibuka kembali dengan aman dan secepat mungkin.
Strategi tersebut menekankan penyamaran universal, cuci tangan dan disinfeksi, serta pelacakan kontak. Rencana tersebut menghabiskan waktu yang relatif sedikit untuk masalah ventilasi, di mana masalah lebih mahal untuk diperbaiki, meskipun ini menjadi jalur penularan utama virus.
CDC merekomendasikan vaksinasi untuk guru dan staf segera setelah persediaan tersedia, dan menyerukan pendekatan yang berbeda tergantung pada tingkat penularan komunitas di daerah tertentu.(France24/OL-5)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved