Selasa 23 Februari 2021, 13:08 WIB

Sidang Korupsi PM Israel Netanyahu Dilanjutkan Usai Pemilu

mediaindonesia.com | Internasional
Sidang Korupsi PM Israel Netanyahu Dilanjutkan Usai Pemilu

AFP/Pool
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat menghadiri acara pembukaan kembali sebuah gym di Petah Tikva, Israel.

 

SIDANG korupsi Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu akan dilanjutkan usai pemilu Maret 2021. Pernyataam tersebut disampaikan pihak pengadilan Israel pada Senin (22/2).

Pada 2019, Netanyahu didakwa dalam kasus yang melibatkan pemberian uang dari rekan-rekan jutawan. Ia juga diduga berupaya mencari dukungan regulator untuk taipan media dengan imbalan peliputan yang menguntungkan.

Tuduhan terhadap Natanyahu menjadi isu sentral selama tiga kali pemilu dan tidak ada kejelasan tentang siapa pemenangnya. Israel akan menggelar pemilihan parlemen keempat dalam kurun waktu dua tahun pada 23 Maret.

Pada Februari 2021, Netanyahu mengaku tidak bersalah di hadapan panel tiga hakim di Pengadilan Distrik Yerussalem yang dijaga ketat.

Pengadilan pada Senin (22/2) malam memutuskan bahwa bukti dalam persidangan akan dihadirkan pada sidang 5 April 2021 mendatang.

Jajak pendapat memperlihatkan persaingan ketat, saat rival sayap kanan dan oponen kiri tengah berupaya menantang pemimpin terlama Israel tersebut. Netanyahu terus-terusan menduduki jabatan perdana menteri sejak 2009 setelah masa jabatan pertama 1996-1999. (Ant/Rtr/OL-09)

Baca Juga

AFP/Lionel BONAVENTURE

Lama Stagnan, Twitter Hadirkan Fitur "Super Follow"

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 08:02 WIB
Twitter juga akan memungkinkan orang berbagi konten dalam format yang lebih panjang menggunakan Revue, layanan penerbitan buletin yang...
ALEX EDELMAN/AFP

Biden: Serangan Udara AS di Suriah Sebagai Peringatan bagi Iran

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 07:45 WIB
Serangan itu sebagai pesan yang jelas bahwa Biden akan bertindak untuk melindungi orang Amerika dan ketika ada...
AFP

Saudi Tolak Penilaian AS tentang Pembunuhan Khashoggi

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 07:13 WIB
Laporan AS tersebut mengatakan bahwa mengingat pengaruh Pangeran Mohammed, sangat tidak mungkin pembunuhan itu terjadi tanpa lampu hijau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya