Sabtu 20 Februari 2021, 22:37 WIB

Beri Vaksin pada yang tidak Berhak, Menkes Argentina Mundur

Mediaindonesia.com | Internasional
Beri Vaksin pada yang tidak Berhak, Menkes Argentina Mundur

economist.com
Ilustrasi: vaksinasi di Argentina.

 

Menteri Kesehatan Argentina, Gines Gonzalez Garcia, mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (19/2), menyusul berbagai laporan yang menyebut ia telah menggunakan jaringan dan kekuasaannya untuk memberikan vaksin kepada mereka yang tidak berhak.

Garcia, lewat surat yang ia unggah ke media sosial Twitter, mengatakan ada beberapa orang yang melanggar prosedur vaksinasi karena "kebingungan yang tidak disengaja" di kementerian saat ia tengah dinas ke luar.

Dua sumber di kantor presiden sebelumnya mengatakan Presiden Alberto Fernandez meminta Gines mundur setelah muncul banyak berita bahwa ia memberi akses vaksin kepada 10 orang tanpa mengikuti aturan yang berlaku.

Dari 10 orang itu, satu di antaranya adalah seorang jurnalis senior. Ia mengaku mendapatkan vaksin setelah menghubungi Gines.

Skandal itu pun membuat banyak pihak cemas adanya korupsi pada program vaksinasi Covid-19 di Argentina. Padahal, jumlah vaksin yang tersedia terbatas.

Di Peru, menteri luar negeri dan menteri kesehatan pada awal bulan ini juga mengundurkan diri karena skandal vaksin. Mantan presiden di Peru juga diselidik oleh polisi setelah adanya laporan bahwa ratusan pejabat dan pihak lain telah menerima vaksin sebelum program vaksinasi berlangsung.

Kelompok itu juga bukan bagian dari relawan yang menerima vaksin untuk program uji klinis.

Di Argentina, salah satu jurnalis ternama Horacio Verbitsky mengatakan ia menerima vaksin setelah menghubungi menteri kesehatan.

"Saya menelepon teman lama saya, Gines Gonzalez, dan dia meminta saya pergi ke Rumah Sakit Posadas," kata Verbitsky, yang saat ini berusia kurang lebih 70 tahun, saat diwawancarai oleh stasiun radio El Destape.

Argentina sejak Desember telah menggunakan vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Gamaleya Institute Rusia untuk memvaksin tenaga kesehatan. Pengiriman paket vaksin sempat mundur dari jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah Argentina mulai memvaksin sejumlah orang yang berusia di atas 70 tahun minggu ini. Namun, tidak semua orang mendapat kesempatan itu, sehingga tiap warga diharapkan dapat mengikuti prosedur, termasuk di antaranya mendaftar ke petugas terkait.

Kurang lebih 250.000 orang di Argentina telah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Argentina, negara berpenduduk sekitar 45 juta jiwa, telah melaporkan dua juta kasus Covid-19 dan 51.00 di antaranya meninggal dunia.

Kantor berita pemerintah Argentina mengatakan Carla Vizotti, wakil menteri kesehatan, akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Gines. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Lebih dari 250 Ribu Warga Brasil Meninggal Akibat Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 07:11 WIB
Angka kematian di Brasil merupakan tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Diketahui, kasus kematian akibat covid-19 di AS sudah...
AFP/Angela Weiss

Varian Baru Virus Korona Meningkat di New York

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:55 WIB
Varian baru virus korona, yang dikenal sebagai B.1.526, pertama kali diidentifikasi dalam sampel yang dikumpulkan di New York pada...
Dok. Kemenlu

UMKM Korsel Donasikan 40 Ribu Masker untuk WNI di Korsel

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:30 WIB
Masker tersebut bakal diberikan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Korea Selatan, untuk menghindari penularan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya