Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG menteri senior Arab Saudi, pada Selasa (1/12), mengecam menteri luar negeri Iran karena menyiratkan bahwa Riyadh berperan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhrizadeh.
Fakhrizadeh tewas pada Jumat setelah mobil dan pengawalnya menjadi sasaran serangan bom dan senjata di jalan utama di luar ibu kota Teheran.
Di akun Instagram, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, pada Senin, mengatakan bahwa pertemuan rahasia di Arab Saudi antara Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkontribusi pada pembunuhan itu. Dia menuduh itu merupakan konspirasi.
"Menteri Luar Negeri Iran Zarif sangat ingin menyalahkan kerajaan atas segala hal negatif yang terjadi di Iran," tulis Adel al-Jubeir, Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri, di Twitter. "Apakah dia akan menyalahkan kita atas gempa bumi atau banjir berikutnya?"
"Ini bukan kebijakan Arab Saudi untuk terlibat dalam pembunuhan," tambahnya. Tidak seperti negara-negara Teluk lainnya, Arab Saudi belum secara resmi mengutuk pembunuhan tersebut.
Bulan lalu, Netanyahu mengadakan pembicaraan penting di Arab Saudi dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, menurut laporan media Israel dan sumber pemerintah Israel.
Netanyahu dan kepala agen mata-mata Mossad, Yosef Meir Cohen, bertemu Pangeran Mohammed bersama dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo di kota NEOM, menurut sumber-sumber tersebut. Namun Riyadh membantah pertemuan semacam itu terjadi.
Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, tetapi kedua belah pihak diam-diam membangun hubungan atas dasar permusuhan bersama terhadap Iran.
The New York Times mengatakan seorang pejabat Amerika dan dua pejabat intelijen lain mengonfirmasi bahwa Israel berada di balik serangan terhadap Fakhrizadeh.
Presiden Iran Hassan Rouhani menuduh Israel berusaha menciptakan kekacauan dengan membunuh ilmuwan tersebut, tetapi mengatakan negaranya tidak akan jatuh ke dalam jebakan itu. (AFP/OL-14)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved